Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Mesin Prabowo Terancam Mati, PKS: Biar Sadar itu Hamba-hamba Allah
MEDIALOKAL.CO - Anggota Majelis Syuro PKS Aboebakar Al Habsyi merespons pernyataan PKS DKI yang bicara soal potensi matinya mesin partai untuk Prabowo-Sandi andai tak dapat posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Aboebakar menyatakan ungkapan itu hanya sekadar gimmick politik.
"Saya rasa tidak arah ke situ ya. Tetapi sebagai gimmick-gimmick politik oke-oke saja lah," Aboebakar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (31/10/2018).
Menurut dia, gimmick politik semacam itu diperlukan. Alasannya untuk menyadarkan para 'hamba Allah' bahwa PKS-Gerindra bekerja untuk kepentingan bersama. Namun dia tak menjelaskan siapa 'hamba Allah' yang dimaksud.
"Biar sadar juga itu hamba-hamba Allah bahwa sesungguhnya kita ini bersama dan bekerja sama. Bukan bersama untuk kepentingan sendiri," ujarnya.
Aboebakar pun menanti keputusan soal Wagub DKI. Dia yakin ketum Gerindra Prabowo Subianto memutuskan yang terbaik.
"Lebih cepat lebih bagus ya. Prabowo lebih mengerti mustinya ya dan Anies (Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan) sudah sangat membutuhkan. Saya rasa tinggal diputuskan. Tinggal teknis dalam dialog yang perlu diselesaikan," tutur Aboebakar.
Jabatan lowong wagub DKI masih diperebutkan Gerindra dan PKS. Bahkan ada kemungkinan mesin PKS DKI mati jika kader kecewa terkait polemik kursi DKI-2. Hal ini dinyatakan oleh Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi.
"Jadi mesinnya partai itu kan kader. Kalau kadernya kecewa, dia akan mengekspresikannya berbeda. Kekecewaan itu sudah terasa di bawah. Kalau kader pada kecewa, otomatis mesin partai mati, tuh. PKS kan partai kader," kata Abdurrahman Suhaimi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (30/10).
(detik.com)


Berita Lainnya
Berbeda Pandangan dengan Pemkab, DPRD Inhil Ngotot Perjuangkan Kesehatan Gratis Untuk Rakyat, APBD Inhil 2026 Tertunda Disahkan
Dianggap Bisa Menjadi Jembatan Antara Tokoh Senior dan Tokoh Muda, Pirman Dinilai Layak Pimpin KKSS Inhil
Keterlambatan Pengesahan APBD Inhil, DPRD: Dokumen RAPBD Belum Diserahkan Pemkab
Data Pemutakhiran Pemilih Riau Lebih Lima Juta
Tekad Abidin Sosialisasikan Perda KTR di Kelurahan Maharatu
Gelar Rakor Persiapan Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Triwulan IV 2025 KPU Riau Perkuat Kualitas Data Pemilih
Berbeda Pandangan dengan Pemkab, DPRD Inhil Ngotot Perjuangkan Kesehatan Gratis Untuk Rakyat, APBD Inhil 2026 Tertunda Disahkan
Dianggap Bisa Menjadi Jembatan Antara Tokoh Senior dan Tokoh Muda, Pirman Dinilai Layak Pimpin KKSS Inhil
Keterlambatan Pengesahan APBD Inhil, DPRD: Dokumen RAPBD Belum Diserahkan Pemkab
Data Pemutakhiran Pemilih Riau Lebih Lima Juta
Tekad Abidin Sosialisasikan Perda KTR di Kelurahan Maharatu
Gelar Rakor Persiapan Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Triwulan IV 2025 KPU Riau Perkuat Kualitas Data Pemilih