Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penganiayaan Pelajar di Bojonegoro
MEDIALOKAL.CO - Polisi menindaklanjuti beredarnya video berdurasi 30 detik berisi kekerasan antar pelajar salah satu SMK di Bojonegoro. Penyidik sudah mengantongi nama pelaku penganiayaan yang diduga jumlahnya lebih dari satu orang.
Kejadian penganiayaan siswa SMK Siang di Jalan Dr Suharso sudah ditangani tim penyidik dari reskrim Polres Bojonegoro, bebeberapa jam setelah kejadian.
Dari petugas, korban berinisial DN dan orang tuanya sudah melaporkan peristiwa berdarah di toilet sekolah. Korban mengalami luka di pelipis kanan.
"Korban dan orang tua sudah melaporkan kejadian ini kemarin. Dan sudah kita visum. Korban dan orang tuanya sudah kita mintai keterangan," kata Kasat Reskrim AKP Dzaky kepada wartawan di kantornya, Sabtu (3/11/2018).
Menurut Kasatreskrim, penyidik Polres Bojonegoro saat ini masih melakukan pencarian empat orang diduga berada di lokasi kejadian.
"Kita masih mencari empat orang temannya yang diduga tahu dan berada di lokasi saat peristiwa itu terjadi. Dan sudah kita cari anak-anak itu, hingga kini belum pulang kerumah pasca kejadian itu," tambah kasatreskrim.
Sementara itu pihak sekolah menggelar rapat mendadak. Itu dilakukan untuk mencari jalan keluar terkait masalah yang menimpa siswanya.
"Ini tadi habis rapat internal guru dan kita masih nunggu kedatangan tim reskrim untuk koordinasi terkait masalah ini supaya cepat clear," jelas Ketua Yayasan Sekolah SMK Siang Rudi, kepada detikcom di lokasi.
Sementara salah satu guru yang mendampingi ketua yayasan saat dikonfirmasi detikcom mengaku kejadian itu terjadi tanpa sepengetahuan pihak sekolah. Pelajar berinisial DN yang saat itu berdarah di keningnya mengaku habis bercanda dengan temannya dan jatuh, saat ditanyai guru.
"Kemarin itu saya tanya, DN ngakunya habis bercanda dengan temannya dan terjatuh, di ruang kesehatan sekolah itu. Sempat kita tolong bersihkan lukanya dan kita bawa ke puskesmas untuk diobatkan dan dijahit luka di kepalanya. Ada sekitar 8 jahitan" tutur Bu Yetti di halaman sekolah.
(detik.com)


Berita Lainnya
Berbeda Pandangan dengan Pemkab, DPRD Inhil Ngotot Perjuangkan Kesehatan Gratis Untuk Rakyat, APBD Inhil 2026 Tertunda Disahkan
Dianggap Bisa Menjadi Jembatan Antara Tokoh Senior dan Tokoh Muda, Pirman Dinilai Layak Pimpin KKSS Inhil
Keterlambatan Pengesahan APBD Inhil, DPRD: Dokumen RAPBD Belum Diserahkan Pemkab
Data Pemutakhiran Pemilih Riau Lebih Lima Juta
Tekad Abidin Sosialisasikan Perda KTR di Kelurahan Maharatu
Gelar Rakor Persiapan Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Triwulan IV 2025 KPU Riau Perkuat Kualitas Data Pemilih
Berbeda Pandangan dengan Pemkab, DPRD Inhil Ngotot Perjuangkan Kesehatan Gratis Untuk Rakyat, APBD Inhil 2026 Tertunda Disahkan
Dianggap Bisa Menjadi Jembatan Antara Tokoh Senior dan Tokoh Muda, Pirman Dinilai Layak Pimpin KKSS Inhil
Keterlambatan Pengesahan APBD Inhil, DPRD: Dokumen RAPBD Belum Diserahkan Pemkab
Data Pemutakhiran Pemilih Riau Lebih Lima Juta
Tekad Abidin Sosialisasikan Perda KTR di Kelurahan Maharatu
Gelar Rakor Persiapan Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Triwulan IV 2025 KPU Riau Perkuat Kualitas Data Pemilih