Danramil 03/Tpl : Pembuburan Gambut Bekas Karlahut Butuh Waktu Lebih Lama


KEMPAS, MEDIALOKAL.CO -- Ketika Tim Satgas Pemadam Kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) sudah berhasil melakukan pemadaman api yang terjadi di lahan gambut, namun mereka harus tetap berada di lokasi melakukan pendinginan, saat ini memasuki hari ke-5 pendinginan.

Proses pendinginan di tanah gambut membutuhkan waktu yang lebih lama karena ketebalannya mencapai 4 meter lebih.

Hal tersebut diungkapkan Danramil 03/Tpl Kapten Inf Riswanto. Upaya yang dilakukan selama pendinginan saat terjadi Karlahut di lahan gambut yakni dengan cara pembuburan.

“Setelah pemadaman kita melakukan pendinginan, yaitu  penyemprotan dengan air. Istilah yang kita gunakan yakni pembuburan artinya kita semprot tanahnya hingga kedalam sampai tanah gambut itu menjadi bubur,” terangnya, Minggu (22/10/23).

Tujuan dilakukan pembuburan yakni untuk memastikan air meresap sampai kedalaman 4 meter.

“Karena vegetasi gambut ini meskipun diatas terlihat tidak ada api, namun di bawah di sekamnya itu bisa jadi masih ada bara, sehingga kita perlu lakukan pembuburan di lokasi yang berasap memastikan air masuk sampai kedalam dan mematikan bara api yang kedalamannya sampai empat meter,” jelasnya Danramil.

Untuk membuat pembuburan dibutuhkan sumber air yang memadai di lokasi Karlahut. Tim Pemadam Karlahut sedang melakukan pendinginan atau pembuburan.(*)





Loading...

[Ikuti Medialokal.co Melalui Sosial Media]