Pilihan
Bupati Afni, Bagus Tidaknya Wajah Kabupaten Ditentukan Admin Medsos OPD
Polres Siak Ringkus Pelaku Penyalahgunaan BBM Dalam Sepekan
Kartini Sawit NPE: Saat Pelepah Jadi Saksi, Perempuan Bhumireksa Nusa Sejati Rajut Emansipasi

Indragiri Hilir – Sabtu (19/4/2026), semangat Kartini hidup di antara pelepah sawit PT. BHUMIREKSA NUSA SEJATI Unit NPE. Di bawah payung perusahaan, Komite Kesejahteraan & Pemberdayaan Perempuan (KKPP) memperingati Hari Kartini dengan dada tegak dan hati penuh harap.
Peringatan ini bukan sekadar seremoni. Bagi KKPP NPE, ia adalah ikrar. Bahwa perempuan sawit pun berhak setara. Berhak bersuara. Berhak bermimpi setinggi pohon yang mereka rawat setiap hari.

Ketua KKPP, Ibu Leni Yasmita, membuka sambutan dengan suara bergetar namun tegas. Ia membisikkan tema yang jadi denyut acara hari itu: "Kartini Sawit, Sehat, Kompak, dan Menginspirasi bagi Generasi Penerus".
"Sehat raganya, kompak hatinya, menginspirasi langkahnya," ujar Leni Yasmita. Baginya, perempuan NPE adalah Kartini masa kini. Tangannya memang kasar karena dahan dan duri, tapi hatinya lembut merawat keluarga. Kakinya memang lelah menapak kebun, tapi langkahnya gigih menembus batas.

KKPP NPE berdiri resmi di bawah perusahaan. Artinya, emansipasi di sini bukan wacana. Ia diberi ruang, diberi panggung, diberi sayap. Agar perempuan tak lagi dipandang sebelah mata, agar suara mereka didengar sampai ke meja kebijakan.
Bapak SUBIYANTO dan seluruh tim manajemen Unit NPE hadir membersamai. Dalam pidato singkatnya, ia berjanji: perusahaan akan selalu mendukung kegiatan positif. Sebab perusahaan yang besar adalah yang mau tumbuh bersama perempuannya.
Ketua PUK NPE, Bapak ABD KAMALUDDIN, menegaskan hal serupa. Perwakilan pekerja dan manajemen sepakat: kesejahteraan perempuan sawit adalah kesejahteraan perusahaan. Jika ibu-ibu di kebun bahagia, maka anak-anak Inhil pun punya masa depan yang terjaga.

Di bawah terik matahari kebun, para Kartini Sawit itu tersenyum. Mereka bukan Raden Ajeng yang menulis di kamar, tapi Siti, Aminah, Yuni, yang menulis sejarah dengan tandan dan peluh. Mereka berjuang keras, gigih, persis seperti yang dicita-citakan Ibu Kartini.
Dari PT. BHUMIREKSA NUSA SEJATI hari itu, pesan untuk Indonesia bergema: emansipasi tak hanya lahir di kota. Ia juga tumbuh di kebun, di antara barisan sawit, di tangan-tangan perempuan yang tak pernah lelah merawat bumi dan keluarga.(*)


Berita Lainnya
Bantuan Sosial di Kecamatan Gas, Masih Banyak Warga Miskin Terabaikan
SAMBU Group Terima Penghargaan atas Dukungan UMKM di Inhil
Walikota Pekanbaru Diminta Batalkan Nikah Massal, Masril: Lebih Baik Perbaiki Infrastruktur
PKDP Pekanbaru Potong 10 Ekor Sapi dan Satu Ekor Kambing, Disambut Antusias Warga
Ketua HMS Minta BPK Audit Dana Desa di Kecamatan Nibung, Muratara
PT. BNS NPE Berbagi Kepada Masyarakat Indragiri Hilir yang Terdampak Banjir
Bantuan Sosial di Kecamatan Gas, Masih Banyak Warga Miskin Terabaikan
SAMBU Group Terima Penghargaan atas Dukungan UMKM di Inhil
Walikota Pekanbaru Diminta Batalkan Nikah Massal, Masril: Lebih Baik Perbaiki Infrastruktur
PKDP Pekanbaru Potong 10 Ekor Sapi dan Satu Ekor Kambing, Disambut Antusias Warga
Ketua HMS Minta BPK Audit Dana Desa di Kecamatan Nibung, Muratara
PT. BNS NPE Berbagi Kepada Masyarakat Indragiri Hilir yang Terdampak Banjir