Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Hati-Hati, Riau Rawan Ujaran Kebencian dan Politisasi SARA
PEKANBARU - Riau ternyata sangat rawan dengan ujaran kebencian, hoaks dan politisasi SARA. Penduduk yang sangat heterogen dan sangat aktif dalam menggunakan media sosial jadi penyebab kerawanan ini.
Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan saat ditemui bertuahpos.com, Kamis 15 November 2018, mengatakan secara jumlah, penduduk Riau tidaklah sebanyak daerah di Pulau Jawa. Namun, tingkat kerawanan ujaran kebencian di Riau setara bahkan melebihi daerah di Pulau Jawa.
"Penduduk Riau memang tidak sebanyak penduduk di daerah Jawa. Namun, Bawaslu menilai potensi kerawanan ujaran kebencian, hoaks, dan politisasi Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA)," jelas Rusidi, Kamis 15 November 2018.
Dilanjutkan Rusidi, penggunaan media sosial di Riau sangat aktif. Keaktifan inilah yang menjadikan tingkat kerawanan ujaran kebencian di Riau juga tinggi.
Dari data yang bertuahpos.com dapatkan dari Bawaslu Riau, tingkat kerawanan pemilu Riau ada di angka 47,32 (dengan skala 0-33 tingkat kerawanan rendah, 33,01-66 tingkat kerawanan sedang, dan 66,01-100 tingkat kerawanan tinggi).
Daerah dengan tingkat kerawanan tertinggi di Indonesia adalah Papua Barat, yang berada di angka 52,83. Sedangkan daerah dengan tingkat kerawanan terendah adalah Bangka Belitung, dengan angka kerawanan 44,18. (BPC)


Berita Lainnya
Berbeda Pandangan dengan Pemkab, DPRD Inhil Ngotot Perjuangkan Kesehatan Gratis Untuk Rakyat, APBD Inhil 2026 Tertunda Disahkan
Dianggap Bisa Menjadi Jembatan Antara Tokoh Senior dan Tokoh Muda, Pirman Dinilai Layak Pimpin KKSS Inhil
Keterlambatan Pengesahan APBD Inhil, DPRD: Dokumen RAPBD Belum Diserahkan Pemkab
Data Pemutakhiran Pemilih Riau Lebih Lima Juta
Tekad Abidin Sosialisasikan Perda KTR di Kelurahan Maharatu
Gelar Rakor Persiapan Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Triwulan IV 2025 KPU Riau Perkuat Kualitas Data Pemilih
Berbeda Pandangan dengan Pemkab, DPRD Inhil Ngotot Perjuangkan Kesehatan Gratis Untuk Rakyat, APBD Inhil 2026 Tertunda Disahkan
Dianggap Bisa Menjadi Jembatan Antara Tokoh Senior dan Tokoh Muda, Pirman Dinilai Layak Pimpin KKSS Inhil
Keterlambatan Pengesahan APBD Inhil, DPRD: Dokumen RAPBD Belum Diserahkan Pemkab
Data Pemutakhiran Pemilih Riau Lebih Lima Juta
Tekad Abidin Sosialisasikan Perda KTR di Kelurahan Maharatu
Gelar Rakor Persiapan Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Triwulan IV 2025 KPU Riau Perkuat Kualitas Data Pemilih