Kisah Antara Pak Bas, Pak Jokowi dan Jengkol
Dumai, MEDIALOKAL – Siapa yang tidak mengenal Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang hamper setiap kunker presiden berada di sampai Jokowi. Tidak aneh, sebagai menteri utama dengan ribuan proyek [pro rakyat di pundaknya, Pak Bas, begitu sering beliau dipanggil, selalu berada di sisi presiden. Dan bukan sebuah hal baru, jika menteri yang jago menabuh drum itu menjadi objek perhatian media ataupun fotografer.
Seperti kisah saat Presiden Jokowi mengunjungi Pasar Senggol di Kota Dumai Provinsi Riau Sabtu 1 Juni 2024 usai upacara hari lahir Pancasila 2024. Tidak sendirian, Jokowi didampingi sejumlah menteri.
Kedatangan kapala negara disambut antusias sejumlah pedagang dan masyarakat yang didominasi emak-emak. Mereka sengaja menunggu Jokowi sejak pagi karena telah mendapat informasi kedatangan orang nomor satu di Indonesia.
Saat masuk ke pasar, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono lebih dulu masuk bersama Menteri BUMN Erick Thohir dan Mendagri Tito Karnavian. Kemudian disusul Jokowi bersama Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal dan Pj Gubri SF Hariyanto serta Walikota Dumai Paisal.
Usai memberikan kaos yang sengaja dibawanya, Jokowi terlihat membeli kaos kaki milik pedagang. Dia menyuruh meminta uang ke ajudannya Kompol Syarif lalu mengeluarkan uang pecahan Rp50.000 segepok.
Selanjutnya, Jokowi bergeser ke pedagang sayuran. Di sana, Jokowi kembali memberikan kaos ke masyarakat dan pedagang.
Kemudian, Basuki menawari Jokowi untum membeli jengkol. Bahkan Basuki juga telah membeli jengkol pedagang dengan mengeluarkan uang pecahan Rp100.000.
"Pak jengkol, Pak. Jengkol Pak, beda jengkolnya ini Pak," kata Basuki menawari jengkol milik pedagang ke Jokowi.
Tawaran itu disambut senyuman oleh Jokowi. Namun, Jokowi kembali mengambil kaosnya dari Paspampres dan memberikannya ke padagang.
Begitulah Pak Bas, dengan caranya mampu membuat perhatian tertuju padanya dengan cara yang jauhd ari kerumitan rutinitasnya sebagai menteri yang mewujudkan semua proyek pro rakyat yang dicetuskan Jokowi.
Sebelumnya, Presiden Jokowi memimpin Upacari Hari Lahir Pancasila di Lapangan Garuda Kompleks Pertamina Hulu Rokan (PHR), Riau, Sabtu 1 Juni 2024. Dalam kesempatan ini, Jokowi tampak mengenakan baju adat Teluk Belange dari Riau.
Baju adat melayu yang dikenakan Kepala Negara bewarna hitam dengan motif emas. Jokowi melengkapi penampilannya dengan penutup kepala bernama Tanjak yang bewarna hitam dipadu tenun bermotif senada dengan busana Melayu yang Jokowi kenakan.


Berita Lainnya
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing
GMNI Desak KPK Usut August Mellaz dan 4 Komisioner KPU: Jet Pribadi Rp90 Miliar Indikasi Korupsi Terstruktur
Hadapi Ancaman Sinkhole, PLN Bergerak Cepat Amankan SUTT 150 kV Bireuen-Peusangan
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing
GMNI Desak KPK Usut August Mellaz dan 4 Komisioner KPU: Jet Pribadi Rp90 Miliar Indikasi Korupsi Terstruktur
Hadapi Ancaman Sinkhole, PLN Bergerak Cepat Amankan SUTT 150 kV Bireuen-Peusangan