Kolaborasi Dalam Upaya Peningkatan Pelayanan Kesehatan Diwilayah Pesisir


KEMPAS.Medialokal.co-Sebanyak 18 peserta, Yayasan Mitra Insani (YMI) sukses menggelar pelatihan kader kesehatan selama dua hari, 28-29 September 2024.

Delapan belas orang peserta ini  merupakan perwakilan dari desa-desa dampingan YMI, antara lain Kelurahan Sapat, Desa Sungai Piyai, Desa Tanjung Melayu, dan Desa Perigi Raja dari Kecamatan Kuindra. Dari Kecamatan Mandah, turut hadir peserta dari Desa Igal dan Desa Pulau Cawan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat, terutama di wilayah perairan yang menjadi bagian penting dari kehidupan mereka sehari-hari.

Pada hari pertama, pelatihan diisi oleh tim dari Pos SAR Tembilahan (BASARNAS) dengan materi mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3), penanganan medis pertama (Medical First Responder), serta penanganan cedera pada alat gerak. Selain teori, peserta juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung teknik- teknik penting seperti pengenalan alat-alat pertolongan pertama, teknik CPR, dan pembidaian cedera, terutama untuk kecelakaan di perairan. Panji Muhammad Perdana selaku Pranata Pencarian dan Pertolongan Pemula dari BASARNAS, menekankan pentingnya kesiapan individu dalam menghadapi situasi darurat, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah perairan.

"Kesiapsiagaan adalah kunci, dan setiap orang harus siap menghadapi situasi darurat, apalagi di wilayah perairan yang rawan kecelakaan," ujarnya.

Pada hari kedua, 29 September 2024, materi pelatihan difokuskan pada kesehatan gizi dan sanitasi. Tim akademisi dari STIKES Husada Gemilang, Tembilahan memberikan pemahaman tentang pentingnya gizi dalam berbagai tahap kehidupan. Salah satu pemateri, M. Berri Ridhoka, S.Tr. Gz., M.Gz, menjelaskan bahwa asupan gizi yang seimbang sangat berperan dalam menjaga kesehatan masyarakat. Selain itu, para peserta juga dilatih tentang kreasi pangan lokal, termasuk praktik pembuatan cendol udang dan mi ikan tongkol. Materi sanitasi disampaikan oleh narasumber yang kompeten untuk memberikan wawasan mendalam tentang cara

menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah penyakit.

Peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Mardiana, salah satu peserta dari Kelurahan Sapat, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi mereka. "Kami mendapatkan banyak ilmu, terutama dalam menangani situasi darurat dan menjaga asupan gizi yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Ini benar-benar membuka wawasan kami," ungkapnya.

Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kapasitas kader kesehatan di wilayah dampingan YMI. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen YMI untuk memberdayakan masyarakat desa agar lebih siap menghadapi tantangan kesehatan, terutama di daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau fasilitas kesehatan.

Dengan terlaksananya pelatihan ini, diharapkan para kader kesehatan yang telah dilatih mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan pertama serta mengedukasi masyarakat, sehingga ketahanan kesehatan di daerah perairan semakin kuat dan tangguh.





Loading...

[Ikuti Medialokal.co Melalui Sosial Media]