Pilihan
Pemkab Siak Bahas Kesiapan Hadapi Arus Mudik dan Inflasi Jelang Lebaran
PT AIP Berikan Sembako Kepada 45 Nelayan Di Kampung Kuala Gasib
Erisman Yahya: Kita Menghindari SOP yang Berbeda
PEKANBARU, MEDIALOKAL.CO -- Menanggapi masalah antrian Casis SMA Plus yang membludka di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru Plt Kadisdik Riau, Erisman Yahya menyebutkan bahwa penunujan RSUD AA adalah untuk mengundari SOP yang berbeda.
"Kita takut beda tempat akan beda SOP yang dilakukan dan tentu hasil juga tidak akan sama. Agar sama semua kita tentukan satu tempat saja yakni RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru," tegas Erisman Yahya.
Kepada www.medialokal.co mantan Kadiskominfo Riau itu mengatakan bahwa penunjukan RSUD AA sebagai RS penyelenggaran MCU bagi Casis SMA Plus agar SOP tidak berbeda. Selain itu biaya yang dikeluarkan orangtua Casis juga tidak mahal.
Menurut mantan wartawan Riau Pos Jakarta ini, sebelumnya pihak sekolah sudah meninjau ke RS Tampan, tapi disana biayanya mahal bahkan hampir dua kali lipat dari RS AA. Untuk tiga tes yakini psikotes, tes nafsa dan MCU di RS Tampan biayanya Rp820 ribu. Sedangkan di RSUD AA biayanya hanya Rp450 ribu.
"Memang awalnya ke RS Tampan, tapi karena biayanya cukup besar, kita tentu memikirkan orangtua Casis juga. Dan setelah ada pembicaraan dengan RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru, mereka sanggup dengan biaya lebih rendah. Makanya diarahkan kesini," ungkapan Kadispora Riau ini.
Selain itu kata Erisman, biaya yang dibayarkan orangtua Casis itu semua masuk ke kas daerah lewat RSUD AA.
"Jatuhnya ke PAD juga," katanya.
Untuk waktu, akan diberi kelonggaran untuk tiga tes itu selama empat hari mulai hari ini.
"Ada waktu empat hari untuk tiga tes itu, Psikotest, Nafsa, dan MCU," pungkas mantan Plt Bupati Inhil ini. **


Berita Lainnya
Silaturahmi BPMP Riau dengan Pemkab Kampar Bahas Program Penjaminan Mutu Pendidikan
Syarat Diperketat, Peminat SMA Negeri Plus Riau Tetap Tinggi
SMPN 4 Belaras Berbagi Takjil, Mengajarkan Anak-anak Indahnya Berbagi di Bulan Ramadhan
Rencana Penghentian Bosda Reguler Bukti Kadisdik Riau tidak Kompeten dalam Memimpin!
Ketua MKKS SMA Pekanbaru: Ramadan adalah Momentum Perkuat Integritas, Karakter dan Nilai Spritual
DPP-SPKN Soroti Transparansi Pengadaan APE fi Disdik Rohul
Silaturahmi BPMP Riau dengan Pemkab Kampar Bahas Program Penjaminan Mutu Pendidikan
Syarat Diperketat, Peminat SMA Negeri Plus Riau Tetap Tinggi
SMPN 4 Belaras Berbagi Takjil, Mengajarkan Anak-anak Indahnya Berbagi di Bulan Ramadhan
Rencana Penghentian Bosda Reguler Bukti Kadisdik Riau tidak Kompeten dalam Memimpin!
Ketua MKKS SMA Pekanbaru: Ramadan adalah Momentum Perkuat Integritas, Karakter dan Nilai Spritual
DPP-SPKN Soroti Transparansi Pengadaan APE fi Disdik Rohul