Syamsuar: Masyarakat Tidak Perlu Terlalu Khawatir dengan Replanting Sawit
SIAK - Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi memberikan keyakinan kepada masyarakat petani sawit di Kabupaten Siak untuk tidak terlalu khawatir dengan pelaksanaan replanting pohon kelapa sawitnya. Pasalnya pemerintah tentu nanti tidak akan membiarkan ekonomi petani sawit selama masa proses replanting lemah karena tidak ada sumber pendapatan. Selama ini Pemerintah Kabupaten Siak dan tentu ke depannya Pemprov Riau juga akan turut andil membantu mengatasi kekhawatiran tersebut melalui berbagai program usaha sela berdasarkan potensi lahan masing-masing.
"Adanya perencanaan pembangunan Pabrik Kelapa Sawit Rakyat (PKS-R) ini juga dalam rangka memberikan jaminan kepada para petani sawit sebagai salah satu upaya mempedulikan usaha hilirnya usaha perkebunan kelapa sawit," sebut Syamsuar pada acara Diskusi Tentang Integrasi Peremajaan Sawit rakyat dan Pabrik Kelapa Sawit yang berlangsung di SIMR Kantor Bupati Siak pada Rabu (9/1) kemarin.

Ditambahkannya, saya sebagai gubernur nantinya tentu juga akan memperhatikan ini sehingga masyarakat petani sawit yang ikut replanting memiliki usaha sela menjelang kebun kelapa sawitnya kembali menghasilkan.
"Sebagai gubernur saya juga memiliki program untuk berupaya memperbanyak industri hilir Kelapa Sawit ini, termasuk turut membangun bio diesel B 20 dan lainnya yang tentu ini juga akan semakin memicu harga sawit nanti bagus. Apalagi suatu saat kita bisa menghasilkan surpaktan dari hilir sawit ini tentu akan semakin membuat masa depan usaha kebun kelapa sawit semakin menggembirakan," cakap Syamsuar.
Dikesempatan tersebut Bupati diperkenalkan dengan hasil usaha salah satu kelompok tani kebun sawit di Kabupaten Siak berupa buah pisang barangan seraya mencicipinya dan memperlihatkan kepada sekalian hadirin.
Berhadir pada acara tersebut Ketua Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI), Prof. Rohmin Dahuri yang juga mantan mentri dizaman Presiden Gusdur dan Megawati. Tim ini datang membawa ide untuk membangun PKS-R di Siak dan mengekspos rencana tersebut di hadapan kelompok usaha petani sawit yang berhadir pada kegiatan tersebut.
Disebutkan bahwa PKS-R ini yang akan menjadi pengusahanya adalah para petani yang tergabung dalam korporasion nantinya dengan semangat swadaya dan swadana.
Selain itu juga ada Ketua DPRD siak, Indra Gunawan SE dan Kepala Dinas terkait, Drs Budiman.
Rohimin menjelaskan kehadiran timnya disini adalah menjembatani petani untuk bisa bersinergi dengan program pemerintah saat ini terutama dalam mendapatkan hak bantuan secara gratis sebesar Rp25 juta/ KK dari pemerintah pusat jika kebun sawitnya di replanting yang tentunya sesuai dengan syarat dan ketentuan aturan mainnya.
Dikesempatan tersebut Rohimin juga berjanji akan menyampaikan keluhan tentang sertifikasi lahan kebun kelapa sawit masyarakat yang mengalami kesulitan dalam proses balik nama kepemerintahan pusat.***
Liputan : Sumiati


Berita Lainnya
Buka Puasa Bersama OKP dan Organisasi Cipayung Plus, KNPI Inhil Serahkan Bantuan Sembako
Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Temiang Digelar Secara Daring, Berlangsung Aman dan Kondusif
Koramil 09/Kemuning Himbau Masyarakat Berhati-hati di Jalan Bagi yang Mudik Idul Fitri 1447 H
Patroli Tapal Batas Koramil 07/Reteh Wujudkan Rasa Aman dan Nyaman bagi Masyarakat
Sertu Johansah: Kami Ingin Pupuk Kebersamaan dan Hormat Menghormati
Babinsa Koramil 04/Kuindra Komitmen Jaga Keamanan Melalui Patroli Tapal Batas
Buka Puasa Bersama OKP dan Organisasi Cipayung Plus, KNPI Inhil Serahkan Bantuan Sembako
Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Temiang Digelar Secara Daring, Berlangsung Aman dan Kondusif
Koramil 09/Kemuning Himbau Masyarakat Berhati-hati di Jalan Bagi yang Mudik Idul Fitri 1447 H
Patroli Tapal Batas Koramil 07/Reteh Wujudkan Rasa Aman dan Nyaman bagi Masyarakat
Sertu Johansah: Kami Ingin Pupuk Kebersamaan dan Hormat Menghormati
Babinsa Koramil 04/Kuindra Komitmen Jaga Keamanan Melalui Patroli Tapal Batas