Peneror Pimpinan KPK Belum Terungkap, Polisi: Mohon Sabar
MEDIALOKAL.CO - Hampir sepekan sudah, aparat kepolisian mengusut kasus teror dialami dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, hingga kini pelaku belum juga terungkap.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya memang mengalami kendala untuk mengungkap kasus itu.
Namun, teror yang dialami Ketua KPK Agus Raharjo dan wakilnya Laode M Syarif punya tingkat kesulitan yang tinggi.
Salah satunya adalah terlalu banyak paparan sidik jari di benda mencurigakan di kediaman Agus dan bom molotov di rumah Laode.
"Pada saat kejadian sudah terlalu banyak pihak rumah yang memegang, kemudian karena saat itu ada api kemudian disiram air," ujar Dedi di Mabes Polri, Senin (14/1)
Kemudian, polisi juga kesulitan mengidentifikasi sidik jari di tas berisi bom palsu di rumah Agus Rahardjo.
Dedi menuturkan, tas pertama kali ditemukan di rumah Agus, lalu aparat langsung menurunkan tas tersebut. Paralon yang ada di dalam tas tersebut yang berisi kabel, baterai, dan semen putih kemudian di gergaji petugas untuk mengetahui kandungan senyawa.
"Ada banyak sidik jari di situ," sebut jenderal bintang satu ini.
Oleh karena itu, Tim Inafis Polri hingga kini masih berupaya melakukan identifikasi lebih teliti, yakni menggunakan teknologi khusus untuk mengidentifikasi sidik jari tersebut.
“Jadi, semuanya perlu waktu, mohon sabar. Penyidik juga tak bisa terburu-buru,” tandas dia. (spiritriau.com)


Berita Lainnya
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing
GMNI Desak KPK Usut August Mellaz dan 4 Komisioner KPU: Jet Pribadi Rp90 Miliar Indikasi Korupsi Terstruktur
Hadapi Ancaman Sinkhole, PLN Bergerak Cepat Amankan SUTT 150 kV Bireuen-Peusangan
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing
GMNI Desak KPK Usut August Mellaz dan 4 Komisioner KPU: Jet Pribadi Rp90 Miliar Indikasi Korupsi Terstruktur
Hadapi Ancaman Sinkhole, PLN Bergerak Cepat Amankan SUTT 150 kV Bireuen-Peusangan