Operasi Antik Masuk Perusahaan, Kapolsek Gaung: Jaga Generasi Muda Gaung dari Racun Narkoba


Gaung – Rabu (29/4/2026) pukul 10.00 WIB, ruang kantor PT. Setia Agrindo Lestari di Desa Lahang Hulu, Kecamatan Gaung, berubah jadi ruang belajar paling penting. Kapolsek Gaung, AKP Edi Dalianto, hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi penyalahgunaan narkoba dalam rangka Operasi Antik di wilayah hukum Polsek Gaung.

Di hadapan Camat Gaung, Sdri. Fauziah, S.K.M., M.K.M., Manager Kebun PT. SAL, Sdr. Hendra Gunawan, Kasi Administrasi Sdr. Susilo, karyawan, security, dan personel Polsek Gaung, AKP Edi Dalianto bicara dari hati. Ia menjelaskan UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ia tunjukkan jenis-jenis narkoba yang kerap menyamar. Ia paparkan dampaknya yang tak main-main.

Kapolsek menjabarkan dengan rinci betapa kejamnya narkoba pada tubuh. “Penyalahgunaan narkotika tidak hanya merusak organ tubuh seperti otak, jantung, dan hati, tetapi juga memicu gangguan kejiwaan seperti depresi, paranoid, hingga halusinasi,” ujarnya. Kalimat itu menggantung di udara. Membuat karyawan yang hadir diam, membayangkan bagaimana masa depan bisa runtuh hanya karena satu isapan.

“Seorang pemuda yang cerdas bisa hancur masa depannya hanya dalam hitungan bulan jika terjerumus narkoba. Karena itu, pemahaman akan bahaya ini harus ditanamkan sejak dini,” tegas AKP Edi Dalianto. Bukan menakut-nakuti. Ia sedang menyelamatkan. Menyelamatkan anak buah PT. SAL, menyelamatkan anak-anak Simpang Gaung, menyelamatkan Inhil.

Hukum pun tak luput disampaikan. Kapolsek mengingatkan dengan nada serius bahwa pengguna maupun pengedar narkoba dapat dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, yang ancaman hukumannya mencapai pidana mati atau seumur hidup bagi bandar besar. “Masyarakat harus tahu konsekuensi pidana yang sangat berat. Jangan coba-coba, apalagi menganggap remeh. Satu kali percobaan bisa membawa seseorang ke meja hijau,” ujarnya. Meja hijau yang dingin, yang tak memberi ampun.

Tak hanya soal narkoba, AKP Edi Dalianto juga menitipkan pesan damai. Ia mengimbau tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga Desa Simpang Gaung untuk bersama menciptakan situasi yang kondusif. “Jangan mudah terprovokasi isu negatif melalui medsos,” pesannya. Sebab negeri yang aman adalah negeri yang warganya waras, sehat, dan tak terjerat narkoba.

Sosialisasi ini bukan sekadar tugas Operasi Antik. Ini ikhtiar menjaga karyawan PT. SAL tetap produktif, menjaga keluarga mereka tetap utuh, menjaga Gaung tetap bersih. Karena satu perusahaan yang bebas narkoba berarti puluhan keluarga yang selamat dari air mata.

Dari ruang kantor PT. SAL Lahang Hulu, pesan itu pulang bersama para karyawan. Bahwa hidup cuma sekali. Sayang jika harus habis di jeruji atau di rumah sakit jiwa. Bahwa masa depan terlalu mahal untuk ditukar dengan serbuk dan pil yang menipu.(*)





Loading...

[Ikuti Medialokal.co Melalui Sosial Media]