Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Koto Gasib Kembali Kirim Hasil Panen Jagung ke Bulog


SIAK,MEDIALOKAL.CO- Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Polsek Koto Gasib kembali mengirimkan hasil panen jagung pipil yang dikelola bersama Kelompok Tani Mekar Sari ke Gudang Bulog Bunga Raya Kancab Bengkalis Kanwil Riau & Kepri, Senin (18/5/2026).

 Total hasil panen yang dikirim mencapai 2.168 kilogram.
Kapolsek Koto Gasib, Dwi Franata Tarigan menyampaikan bahwa program pertanian jagung pipil tersebut merupakan pilot project Polsek Koto Gasib yang dijalankan bersama PT KTU Astra dan Kelompok Tani Mekar Sari di lahan seluas dua hektare yang berada di Kampung Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak.


“Alhamdulillah, di lahan ini kami sudah melaksanakan dua kali panen raya jagung pipil. Selain di Pangkalan Pisang, ke depan juga akan dilakukan panen di wilayah Empang Pandan dan Kampung Sengkemang. Program ini bertujuan mendukung swasembada pangan serta program Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” ujar Kapolsek.


Pengiriman hasil panen dilakukan oleh Kanit Binmas Polsek Koto Gasib Aansari bersama Bhabinkamtibmas Kampung Pangkalan Pisang Mahadir Muhammad dan Ketua Kelompok Tani Mekar Sari Hendro Satrioko menggunakan satu unit mobil dump truck yang mengangkut jagung pipil menuju Gudang Bulog Bunga Raya.
Setibanya di gudang Bulog, hasil panen menjalani beberapa tahapan pemeriksaan mulai dari penimbangan ulang hingga pengujian kualitas. 

Dari hasil pemeriksaan diperoleh berat keseluruhan 2.168 kilogram dengan kadar air rata-rata 32,4 persen dan kandungan jamur aflatoksin sebesar 55 persen.


Kepala Gudang Bulog Bunga Raya Kancab Bengkalis Kanwil Riau & Kepri, Mulyadi mengatakan pihaknya telah menerima hasil panen jagung pipil dari Polsek Koto Gasib dan selanjutnya akan dilakukan proses penjemuran untuk menurunkan kadar air hingga mencapai standar 14 persen.


“Jagung yang diantar Polsek Koto Gasib sudah kami terima dan kualitasnya cukup baik. Nantinya akan dilakukan penjemuran terlebih dahulu agar kadar air sesuai standar sebelum proses pencairan,” ungkapnya.*

 





Loading...

[Ikuti Medialokal.co Melalui Sosial Media]