Medan Curam dan Jauhnya Sumber Air Hambat Tim BPBD Inhil Padamkan Api di Bukit Condong
TEMBILAHAN – Jum'at malam, 18 Juli 2026 pukul 22.40 WIB. Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Indragiri Hilir menerima arahan langsung dari Kalaksa.
Kepala Regu 2 Karhutla yang dipimpin Dantim Hendra diperintahkan bergerak menuju kawasan Bukit Condong, Kecamatan Kemuning. Di sana dilaporkan terjadi kebakaran lahan yang perlu segera dipadamkan.
Dengan peralatan lengkap, tim langsung bergerak. Satu unit mesin ministriker, satu unit mesin 9 Hp, 25 rol selang 1,5 inci, 2 buah selang induk, 4 buah noozle, 1 buah connection, 1 unit pompa mesin, 7 buah helm, 1 buah estafet, dan 1 buah terpal dibawa ke lokasi.
Untuk menjangkau wilayah tersebut, dikerahkan 1 unit mobil L300 dan 5 unit motor KLX. Motor trail digunakan karena diperkirakan medan menuju Bukit Condong cukup berat.
Sesuai laporan terbaru, tim saat ini sudah berada di kawasan Bukit Condong. Namun hingga kini petugas belum bisa merapat langsung ke titik api.
Kendala utama ada dua. Pertama, medan menuju lokasi sangat curam dan sulit dilalui kendaraan maupun berjalan kaki. Kedua, tidak tersedia sumber air di sekitar titik kebakaran sehingga upaya pemadaman secara manual terkendala.
Kondisi ini membuat tim hanya bisa melakukan pemantauan dari jarak aman sambil mencari jalur alternatif untuk mendekat.
Sambil berupaya mencari akses, tim juga masih menunggu bantuan dari udara. Heli Water Bombing dari Pemerintah Provinsi Riau sudah dalam perjalanan menuju lokasi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, R Arliansyah, menjelaskan situasi di lapangan cukup menantang.
"Kami sudah perintahkan Regu 2 Karhutla di bawah Dantim Hendra untuk bergerak ke Bukit Condong. Tim sudah di kawasan, tapi belum bisa merapat ke titik api karena medannya curam dan tidak ada sumber air di sana," ujar R Arliansyah.
Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Provinsi untuk percepatan bantuan Heli Water Bombing.
"Kita berharap dengan adanya bantuan heli, pemadaman bisa lebih cepat. Ini satu-satunya cara efektif untuk menjangkau titik api di medan curam seperti Bukit Condong," tegas R Arliansyah.
R Arliansyah juga mengapresiasi semangat petugas yang tetap bertahan di lokasi meski dengan keterbatasan.
"Saya titip pesan kepada tim agar tetap mengutamakan keselamatan. Bekerja dengan hati-hati. Kami di sini terus dukung dan pantau perkembangan di lapangan," lanjutnya.
BPBD Inhil mengimbau masyarakat sekitar Kemuning untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Musim kemarau dan kondisi lahan gambut sangat rawan memicu kebakaran.
Hingga malam ini, tim masih berada di kawasan Bukit Condong. Menunggu heli, mencari jalur, dan terus berupaya agar api tidak meluas ke area lain.
Di tengah medan curam dan minim air, semangat "Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan" menjadi pegangan. Demi Inhil, petugas tidak berhenti berjuang.(*)


Berita Lainnya
BPBD Inhil Kerahkan Personil Padamkan Karhutla di Bukit Condong
Lapangan Gajah Mada Siap Menyala: KNPI Inhil Persembahkan Pesta Rakyat Untuk Negeri
Nyaris Berdarah Lagi! Ratusan Petani di Sungai Raya Hadang Alat Berat PT SBP
Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
PLN Terus Memantau Kondisi Sistem Kelistrikan Sumatra
Pisah Sambut Kapolres Indragiri Hilir, Komitmen Perkuat Sinergi dan Pelayanan kepada Masyarakat
BPBD Inhil Kerahkan Personil Padamkan Karhutla di Bukit Condong
Lapangan Gajah Mada Siap Menyala: KNPI Inhil Persembahkan Pesta Rakyat Untuk Negeri
Nyaris Berdarah Lagi! Ratusan Petani di Sungai Raya Hadang Alat Berat PT SBP
Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
PLN Terus Memantau Kondisi Sistem Kelistrikan Sumatra
Pisah Sambut Kapolres Indragiri Hilir, Komitmen Perkuat Sinergi dan Pelayanan kepada Masyarakat