Pencarian

NHM Gosowong Ajak 19 Mahasiswa Unkhair dan UMMU Belajar Tambang Bawah Tanah

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 07:40:31 WIB
NHM Gosowong Ajak 19 Mahasiswa Unkhair dan UMMU Belajar Tambang Bawah Tanah
Mahasiswa Teknik Pertambangan Unkhair dan UMMU mengikuti kunjungan lapangan ke fasilitas operasional tambang emas Gosowong, Maluku Utara.

MEDIALOKAL.CO — PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menerima kunjungan lapangan 19 mahasiswa Teknik Pertambangan dari Universitas Khairun (Unkhair) Ternate dan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) ke fasilitas operasional tambang emas Gosowong, Maluku Utara. Kunjungan yang digelar bersama Student Chapter PERHAPI Maluku Utara ini menyasar sejumlah area inti produksi, mulai dari pabrik pengolahan bijih emas hingga tambang bawah tanah Kencana dan Toguraci. Kegiatan tersebut menjadi jembatan antara teori perkuliahan dan praktik industri yang selama ini minim diakses mahasiswa.

Sebanyak 19 mahasiswa bersama dua anggota Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Maluku Utara menelusuri langsung sejumlah fasilitas operasional NHM. Mereka tidak hanya melihat dari kejauhan, tetapi masuk ke area Pabrik Pengolahan Bijih Emas, Laydown Tambang Bawah Tanah Kencana dan Toguraci, serta fasilitas pengelolaan tailing yang memakai teknologi Dry Stack Tailing.

Pilihan lokasi kunjungan menyasar titik-titik yang jarang dijumpai mahasiswa di ruang kelas. Tambang bawah tanah Kencana dan Toguraci, misalnya, memperlihatkan bagaimana metode penambangan diterapkan di medan sesungguhnya. Sementara fasilitas Dry Stack Tailing menunjukkan cara perusahaan mengelola limbah tambang dengan pendekatan yang lebih ramah lingkungan.

Belajar Langsung dari Engineer Muda NHM

Setelah meninjau fasilitas operasional, mahasiswa mengikuti sesi pembelajaran bersama para engineer muda NHM. Materi yang dibahas mencakup siklus pertambangan, perencanaan dan desain tambang, metode penambangan yang diterapkan di Gosowong, hingga penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di berbagai area operasional.

Sesi tersebut membuka ruang diskusi langsung antara mahasiswa dan praktisi lapangan. Mahasiswa bisa memperdalam pemahaman teknis sekaligus menghubungkan teori yang dipelajari di kampus dengan kenyataan di industri pertambangan.

Asri Dwi Yulianti, perwakilan mahasiswa Student Chapter PERHAPI Maluku Utara, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kunjungan ke fasilitas operasional NHM memberi pengalaman berharga untuk memperkaya pemahaman yang selama ini diperoleh melalui pembelajaran akademis.

"Kami akui praktik yang kami dapat di bangku kuliah masih sangat minim. Ini kesempatan yang tidak kami sia-siakan untuk belajar dan melihat langsung di NHM. Terbukti, kami mendapatkan keselarasan antara materi dari kampus dan yang kami lihat langsung di area operasional NHM ini, baik dari penjelasan para engineer maupun fasilitas pertambangannya," kata Asri dalam keterangan resmi, Sabtu (17/10).

Dorongan agar Kolaborasi Berlanjut

Sekretaris PERHAPI Maluku Utara, Muhammad Rizal Laha, menilai keterlibatan industri dalam proses pembelajaran penting untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik pertambangan secara langsung. Menurutnya, kolaborasi semacam ini perlu dijaga keberlanjutannya.

"Kolaborasi ini menjadi bukti nyata komitmen NHM dalam mendukung kemajuan pendidikan pertambangan di Maluku Utara. Harapan kami, kegiatan kunjungan lapangan seperti ini dapat terus berlanjut," kata Rizal.

Dari sisi perusahaan, Kepala Teknik Tambang (KTT) NHM Rara Dodo Lawolo mengapresiasi kolaborasi dengan PERHAPI Maluku Utara. Ia menilai sinergi antara perusahaan, organisasi profesi, dan perguruan tinggi berperan penting dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di sektor pertambangan.

Rara menambahkan, kunjungan lapangan dapat menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara praktisi dan mahasiswa. Lewat interaksi tersebut, calon tenaga profesional diharapkan memahami tantangan serta tanggung jawab dalam menjalankan kegiatan pertambangan secara aman dan bertanggung jawab.

Menyiapkan Tenaga Profesional Tambang

Melalui kegiatan ini, NHM mendorong penguatan hubungan antara dunia pendidikan dan industri pertambangan. Pengalaman belajar langsung di fasilitas operasional serta interaksi dengan para praktisi diharapkan memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi kebutuhan dan perkembangan industri pertambangan pada masa mendatang.

Langkah NHM sejalan dengan kebutuhan sektor tambang nasional yang terus menuntut tenaga kerja terampil, terutama di wilayah-wilayah operasi seperti Maluku Utara. Bagi mahasiswa, kesempatan menyentuh langsung area produksi menjadi modal awal yang sulit didapat hanya dari buku dan slide perkuliahan.

Sumber: dunia-energi.com

Follow medialokal.co

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks