Pilihan
Polsek Koto Gasib Laksanakan Kegiatan Panen Raya Jagung Pipil
SPMB Banyak Masalah Kadisdik Riau Pilih Ikuti Rapat di Batam
Polsek Koto Gasib melakukan Pengecekan Jagung pipil yang siap di Panen
Bobotoh Persib Dalam Pusaran Politik Pilpres 2019
MEDIALOKAL.CO - Terseretnya bobotoh ke dalam dunia politik bukanlah hal baru. Dalam pesta demokrasi bobotoh sebagai pendukung Persib Bandung kerap didekati oleh para elite politik untuk meraih dukungan.
Di Pilpres 2019 kali ini saja, aroma politik di tubuh bobotoh mulai terasa. Pada awal tahun ini, tepatnya 2 Januari 2019, sekelompok orang yang mengaku sebagai pendukung Persib Bandung dan memakai syal Bobotoh Jokowi mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.
Kehadiran mereka kemudian mendapat banyak respon dari berbagai pihak termasuk dari pentolan bobotoh. Menurut mereka deklarasi dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf yang dilakukan sejumlah bobotoh itu tidak mewakili sikap bobotoh seutuhnya.
"Tentunya setiap warga negara mempunyai hak untuk memilih dan dipilih sebagai individu, tapi kalau sudah mengatasnamakan bobotoh secara keseluruhan menurut saya tindakan tersebut tidak tepat," ucap Ketua Viking Frontline Tobias Ginanjar, Kamis (3/1/2019).
Sementara itu, melalui akun instagram pribadinya Dirigen Viking Persib Club (VPC) Yana Umar menegaskan, Viking belum pernah menggelar deklarasi dukungan kepada salah satu pasangan calon di Pilpres 2019. Tapi pihaknya menghargai sikap politik di pribadi masing-masing anggota VPC.
"Sehubungan dengan maraknya pemberitaan media yang menyebut keberpihakan VPC mendukung salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam Pemilu, bersama ini kami informasikan kepada distrik-distrik, para anggota VPC dan bobotoh pada umumnya, bawha Viking Persib Club selama ini tidak pernah mendeklarasikan dukungan kepada capres maupun cawapres pada Pemilu 2019 mendatang," tulisnya.
Tidak lama berselang, bobotoh kembali menunjukkan dukungannya pada Pilpres 2019. Kali ini salah satu supoter terbesar tanah air ini memberi sinyal dukungan kepada capres 02 Prabowo Subianto.
Hal itu ditandai dengan adanya teriakan nama Prabowo Subianto dari sejumlah bobotoh saat laga Persib Bandung melawan Arema FC, menggema di Stadion Si Jalak Harupat.
Teriakan nama Prabowo itu, direspon positif oleh Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandi Jawa Barat. Menurutnya itu, sebagai sinyal kemenangan pasangan capres-cawapres 02 di Jawa Barat.
"Kalau saya melihat ini sebagai sinyal, isyarat keras (kemenangan)," kata Wakil Ketua BPD Prabowo-Sandi untuk Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya, saat dihubungi, Selasa (19/2/2019).
Sementara Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma'ruf Amin Jawa Barat menyebut teriakan itu bukan sebagai bentuk dukungan. Apalagi klaim mereka, bobotoh sudah lebih dulu mendeklarasikan dukungan kepada jagoannya.
"Suasana (pastinya) tidak faham. Karena saya tidak ada dalam gedung. Tapi yang jelas itu pertandingan sepak bola, kalau sepak bola itu tidak ada kaitan dengan apapun, termasuk politik. Jadi kalau ada menyebut itu (nama Prabowo), saya kira tidak ada kaitan dengan itu (dukungan)," katan Sekretaris BPD Jokowi-Ma'ruf Jabar Abdy Yuhana, Selasa (19/2/2019).
Pengamat sepak bola Sarman El Hakim menilai teriakan nama capres 02 Prabowo Subianto yang dilakukan sejumlah bobotoh pada laga Persib Bandung Vs Arema FC, di Stadion Si Jalak Harupat menjadi preseden buruk bagi netralitas dan sportivitas dunia olahraga, khususnya sepak bola. PSSI disebutnya belum berhasil menjaga netralitas sepakbola dari urusan politik.
"Bukan gagal ya, tapi PSSI sebagai pengelola Liga Indonesia tidak punya visi memproteksi netralitas sepak bola. Tidak pernah berinteraksi dengan masyarakat tentang isu yang berkembang. Akhirnya terjadilah seperti itu," katanya.
Sementara itu Ketua Viking Persib Club (VPC) Heru Joko angkat bicara mengenai hal itu. Menurutnya sikap politik merupakan hak pribadi masing-masing termasuk di tubuh bobotoh. Tapi seharusnya semua pihak khususnya bobotoh bisa menahan diri dalam menyampaikan pandangan politiknya.
"Politik hak individu. Di bobotoh juga ada pendukung Pak Jokowi dan Pak Prabowo juga. Tapi harusnya bisa menahan diri," ujarnya.
Sumber: detik.com


Berita Lainnya
Pekanbaru Top Team Raih Dua Kemenangan di Rookie Fight Jakarta
Michael Carrick Resmi Jadi Pelatih Manchester United
Cristiano Ronaldo Dikabarkan Unfollow Legenda Inggris Usai Komentar Soal Lionel Messi
Polsek Kemuning Turut Sukseskan Penutupan Open Turnamen Sepak Bola AZKA CUP 1
Polsek Kemuning Amankan Pertandingan Sepak Bola AZKA CUP 1 2026
Ujiyan Kyu Dibuka Dodi Irawan, Sebanyak 325 Karateka dari 16 Dojo Ambil Bagian
Pekanbaru Top Team Raih Dua Kemenangan di Rookie Fight Jakarta
Michael Carrick Resmi Jadi Pelatih Manchester United
Cristiano Ronaldo Dikabarkan Unfollow Legenda Inggris Usai Komentar Soal Lionel Messi
Polsek Kemuning Turut Sukseskan Penutupan Open Turnamen Sepak Bola AZKA CUP 1
Polsek Kemuning Amankan Pertandingan Sepak Bola AZKA CUP 1 2026
Ujiyan Kyu Dibuka Dodi Irawan, Sebanyak 325 Karateka dari 16 Dojo Ambil Bagian