Mbak Eva Juga Mulai Bicara Menteri jika Jokowi Menang Lagi
MEDIALOKAL.CO - Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari menilai janji cawapre Sandiaga Uno jika menang Pilpres 2019 akan memilih menteri dari kalangan milenial, hanya sebagai gimmick politik.
Eva menegaskan bahwa hal itu dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan perolehan suara.
"Menurut saya, gimmick-lah karena apa pun akan dilakukan untuk memastikan menambah suara," kata Eva di gedung DPR, Jakarta, Senin (1/3).
Menurut Eva, suara dua segmen pemilih yakni milenial dan perempuan, memang banyak. Karena itu, lanjut dia, tidak heran bila rayuan kepada dua segmen itu dilancarkan.
"Menurut saya sah-sah saja itu dilakukan untuk merayu, tetapi kami tahu apa yang dilakukan, yang dijanjikan ternyata banyak yang bodong juga, kan," ungkap Eva.
Dia mencontohkan, program Oke OCE nasional yang dikampanyekan Sandi saat debat. Menurut dia, ketika diinvestigasi ternyata bangkrut dan tidak ada penurunan 20 ribu pengangguran atau unemployment. "Ternyata bahwa unemployment juga justru naik ketika beliau jadi wakil gubernur," ungkapnya.
Menurut Eva, rakyat juga akan menganalisis mana bukti dari janji yang diucapkan tersebut. "Segala yang dia janjikan bisa saja nanti kemudian tidak terlaksana," katanya.
Influencer Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - KH Ma'ruf Amin itu mengingatkan untuk urusan publik, harus hati-hati.
Menurut dia, Jokowi juga banyak dikelilingi oleh kelompok-kelompok milenial yang sukses. Hanya saja, kata Eva, Jokowi akan tetap memiliki menteri berbasis kinerja bukan usia. "Jadi, berbasis kinerja untuk direkrut jadi menteri," tegasnya.(jpnn.com)


Berita Lainnya
Sebanyak 389 Remaja Mendaftar Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau
Berbeda Pandangan dengan Pemkab, DPRD Inhil Ngotot Perjuangkan Kesehatan Gratis Untuk Rakyat, APBD Inhil 2026 Tertunda Disahkan
Dianggap Bisa Menjadi Jembatan Antara Tokoh Senior dan Tokoh Muda, Pirman Dinilai Layak Pimpin KKSS Inhil
Keterlambatan Pengesahan APBD Inhil, DPRD: Dokumen RAPBD Belum Diserahkan Pemkab
Data Pemutakhiran Pemilih Riau Lebih Lima Juta
Tekad Abidin Sosialisasikan Perda KTR di Kelurahan Maharatu
Sebanyak 389 Remaja Mendaftar Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau
Berbeda Pandangan dengan Pemkab, DPRD Inhil Ngotot Perjuangkan Kesehatan Gratis Untuk Rakyat, APBD Inhil 2026 Tertunda Disahkan
Dianggap Bisa Menjadi Jembatan Antara Tokoh Senior dan Tokoh Muda, Pirman Dinilai Layak Pimpin KKSS Inhil
Keterlambatan Pengesahan APBD Inhil, DPRD: Dokumen RAPBD Belum Diserahkan Pemkab
Data Pemutakhiran Pemilih Riau Lebih Lima Juta
Tekad Abidin Sosialisasikan Perda KTR di Kelurahan Maharatu