Pilihan
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Pekanbaru Mudahkan Warga Urus PBG, Wako Resmikan Sip Aman
DPP SPKN Nilai Kejati Riau Belum Respon Positif
DPP SPKN Apresiasi Polda Riau Tindak Lanjuti SPPD dan Mamin di DPRD Riau
Tak Dikasih Uang, Pemuda ini Tega Bunuh Ibu Kandungnya
MEDIALOKAL.CO - Anshori (35) warga desa Getasrabi RT 3 RW 2 Kecamatan Gebog, Kudus, Jawa Tengah tega membunuh ibu kandungnya yang bernama Siti Aminah (77), karena tidak diberi uang.
Penuturan salah satu tetangga yang juga saksi Bahrain (54), kronologis peristiwa pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku Anshori terhadap ibunya secara pasti tidak ada yang mengetahui, namun sekitar pukul 10.30 WIB dirinya didatangi pelaku yang memberitahukan, jika ia sudah membunuh ibunya dengan menggunakan gagang cangkul. Karena korban tidak bersedia memberikan sejumlah uang sesuai permintaannya.
"Pelaku mencari saya, bilang telah membunuh ibuknya karena tidak mau memberi uang yang dia minta", ujarnya, Selasa (28/11).
Mendengar pengakuan pelaku, dirinya segera melihat kondisi korban dan ternyata memang sudah dalam kondisi bersimbah darah akibat luka di kepala bagian belakang. "Saya tidak berani mendekat, sebab korban sudah meninggal dunia. Makanya saya langsung melaporkan ke pihak desa", ungkap perangkat desa tersebut.
Bahrain menambahkan keseharian korban memang mengalami gangguan jiwa pasca bercerai, sehingga setiap hari tinggal di rumah bersama ibunya karena tidak bekerja.
"Kemungkinan kondisi ini yang semakin memperparah stressnya. Namun bersama pihak desa telah berusaha melakukan pengobatan. Bahkan sebenarnya hari ini akan dibawa ke RSJ di Semarang. Pelaku memang sering mengamuk kepada ibunya", imbuh Bahrain.
Senada juga disampaikan kepala desa Getasrabi Badrus, jika warganya tersebut memang mengalami gangguan jiwa setelah bercerai. Pihak desa telah memfasilitasi untuk mengobatkan ke RS Jiwa. Justru ada kejadian ini.
Kasat Reskrim Polres Kudus, AKP Kurniawan Daeli menyampaikan akan tetap melakukan tes kejiwaan terhadap pelaku. Guna memastikan kondisi kejiwaannya, meskipun kesaksian dari tetangga maupun pihak desa menyatakan pelaku terganggu jiwanya. "Untuk sementara pelaku kami amankan", katanya.
Daeli membenarkan jika yang membunuh korban adalah anaknya sendiri, berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti yang ada. "Semua barang bukti telah kami amankan", paparnya.(Elshinta.com)


Berita Lainnya
Polres Inhil Gandeng Bidlabfor Polda Riau, Selidiki Dugaan Ledakan Pipa Gas PT TGI
Sempat Melarikan Diri Saat Digerebek di Belantaraya, Akhirnya DA Berhasil di Tangkap di Batam
Tiga Eks Pejabat Inhil Terbukti Korupsi, MA Batalkan Putusan Bebas
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp3 Miliar
Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Perempuan Pengedar Shabu dan Ekstasi Ditangkap
Enam Pelaku Illegal Logging Ditangkap di Hutan, Polres Inhil Resmi Tetapkan Tersangka
Polres Inhil Gandeng Bidlabfor Polda Riau, Selidiki Dugaan Ledakan Pipa Gas PT TGI
Sempat Melarikan Diri Saat Digerebek di Belantaraya, Akhirnya DA Berhasil di Tangkap di Batam
Tiga Eks Pejabat Inhil Terbukti Korupsi, MA Batalkan Putusan Bebas
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp3 Miliar
Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Perempuan Pengedar Shabu dan Ekstasi Ditangkap
Enam Pelaku Illegal Logging Ditangkap di Hutan, Polres Inhil Resmi Tetapkan Tersangka