Bansos PKH dan BPNT September 2026 Cair, Cek Status via cekbansos.kemensos.go.id

Pemerintah menyalurkan bansos PKH dan BPNT periode September 2026 kepada jutaan Keluarga Penerima Manfaat.
Penulis: Yasir
Senin, 28 September 2026 | 06:21:02 WIB

MEDIALOKAL.CO — Pemerintah menyalurkan bantuan sosial PKH dan BPNT untuk periode September 2026 kepada jutaan Keluarga Penerima Manfaat, dengan penyaluran yang sudah berjalan sejak 20 Juli dan berakhir 30 September mendatang. Penerima yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) perlu memastikan status pencairan mereka masih aktif. Cek status bisa dilakukan mandiri lewat situs cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi resmi Cek Bansos Kemensos dengan memasukkan 16 digit NIK KTP.

Kementerian Sosial melanjutkan penyaluran bantuan sosial kepada jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) hingga September 2026. Program yang masih berjalan mencakup Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bantuan beras 30 kilogram, Program Indonesia Pintar (PIP), dan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Penyaluran seluruh program tersebut sudah dimulai sejak 20 Juli 2026 dan dijadwalkan berakhir pada 30 September mendatang. Masyarakat yang terdaftar sebagai penerima manfaat diimbau mengecek status pencairan secara mandiri melalui layanan resmi yang telah disediakan pemerintah.

Besaran Bantuan dan Jumlah Penerima

Hingga awal Agustus 2026, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melaporkan bahwa PKH telah disalurkan kepada lebih dari 7 juta KPM. Sementara BPNT telah disalurkan kepada 12 juta KPM.

Informasi mengenai nominal bantuan per penerima untuk masing-masing program dapat diakses melalui kanal resmi Kementerian Sosial, karena besaran bantuan berbeda-beda tergantung komponen dan kategori penerima.

Syarat dan Kriteria Penerima

Penerima bansos adalah keluarga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan memiliki status aktif pada sistem Cek Bansos Kemensos. Status kepesertaan dapat dilihat berdasarkan peringkat Desil kesejahteraan yang tercantum dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Jenis bantuan yang bisa diterima meliputi PKH, BPNT (Sembako), dan PBI-JK. Status aktif atau tidaknya masing-masing bantuan akan terlihat setelah penerima melakukan pengecekan data.

Cara Cek Status Penerima

Penerima dapat mengecek status pencairan melalui dua cara resmi berikut:

  1. Via Website Cek Bansos Kemensos: Buka browser di HP atau komputer, kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id. Masukkan 16 digit NIK yang tertera pada KTP ke kolom pencarian. Ketikkan kode captcha yang muncul dengan benar. Jika kode kurang jelas, klik ikon refresh untuk mengganti kode baru. Klik tombol "CARI DATA". Sistem akan menampilkan data berupa nama, peringkat desil kesejahteraan, serta status aktif atau tidaknya bantuan PKH, BPNT, atau PBI-JK.
  2. Via Aplikasi Cek Bansos: Unduh aplikasi resmi Cek Bansos yang dirilis Kementerian Sosial RI di Google Play Store atau Apple App Store. Masuk menggunakan akun terdaftar atau opsi masuk cepat via akun Google atau Apple ID. Pada halaman beranda, pilih menu "Cek Bansos". Masukkan 16 digit NIK pada kotak pencarian, lalu klik "Cari" untuk melihat detail lengkap kepesertaan bansos dan desil keluarga.

Ciri Bansos Sudah Cair dan Masuk Rekening

Ada beberapa tanda yang bisa dipastikan penerima sudah menerima bantuan. Pertama, status pada sistem resmi Kemensos berubah menjadi "Ya" atau "Proses Bank Himbara/PT Pos" dengan keterangan periode aktif.

Kedua, ada dana masuk jika dicek melalui ATM atau aplikasi mobile banking bagi pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Bank penyalur yang bekerja sama antara lain BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.

Ketiga, penerima melalui PT Pos Indonesia akan menerima surat pemberitahuan atau undangan pencairan yang dibagikan lewat RT/RW atau Kantor Pos setempat.

Jadwal Pencairan

Penyaluran bansos periode ini berlangsung sejak 20 Juli 2026 hingga 30 September 2026. Penerima yang belum menerima bantuan diimbau segera mengecek status kepesertaan sebelum periode pencairan berakhir.

Jika status di sistem menunjukkan aktif tetapi dana belum masuk, penerima dapat menanyakan langsung ke pendamping sosial atau kantor desa/kelurahan setempat untuk memastikan proses penyaluran.

Kementerian Sosial mengingatkan masyarakat untuk selalu menggunakan kanal resmi dalam mengecek status bansos. Waspadai pihak-pihak yang mengaku bisa mempercepat pencairan dengan meminta sejumlah uang, karena seluruh proses penyaluran bansos tidak dipungut biaya apapun.

Reporter: Yasir