TKD 2027 Naik Jadi Rp 735 Triliun, Anggaran Transfer ke Daerah Meningkat

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan kebijakan Transfer ke Daerah dalam Rapat Paripurna DPR RI.
Penulis: Saiful
Rabu, 30 September 2026 | 07:40:31 WIB

MEDIALOKAL.CO — Pemerintah mengalokasikan Transfer ke Daerah (TKD) dalam APBN 2027 sebesar Rp 735 triliun, naik dari outlook 2026 yang sebesar Rp 696,9 triliun. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan kebijakan ini dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-7 Masa Persidangan I Tahun 2026-2027, Selasa (29/9/2026). Kenaikan anggaran diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik dan memastikan pembangunan dirasakan merata di seluruh daerah.

Anggaran TKD 2027 meningkat dibandingkan outlook tahun 2026 yang tercatat Rp 696,9 triliun. Kenaikan ini disebut untuk mendukung agenda pembangunan sekaligus memperkuat pelayanan publik di daerah.

Besaran Anggaran TKD 2027

Total anggaran Transfer ke Daerah yang dialokasikan pemerintah untuk tahun 2027 mencapai Rp 735 triliun. Jumlah ini lebih tinggi dari outlook TKD 2026 sebesar Rp 696,9 triliun.

Suahasil menegaskan bahwa APBN dan APBD merupakan satu kesatuan yang harus berjalan beriringan. Tujuannya agar setiap rupiah anggaran memberikan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat.

"APBN dan APBD adalah satu kesatuan, bekerja dalam satu tarikan napas bersama agar setiap Rupiah anggaran memberikan manfaat yang makin nyata dan merata bagi masyarakat," ujar Suahasil.

Fokus Penggunaan Anggaran

Peningkatan anggaran TKD diarahkan untuk mendukung agenda pembangunan nasional. Selain itu, dana ini diprioritaskan guna memperkuat pelayanan publik di daerah.

"Guna memastikan agenda pembangunan dan penguatan pelayanan publik dapat dirasakan merata di seluruh pelosok negeri," jelas Suahasil.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diarahkan pada beberapa sasaran utama. Pertama, membangkitkan ekonomi daerah. Kedua, melindungi rakyat. Ketiga, meningkatkan kualitas layanan publik.

"Sinergi pusat dan daerah diarahkan untuk membangkitkan ekonomi, melindungi rakyat, meningkatkan kualitas layanan publik, dan menghadirkan kesejahteraan dari Sabang sampai Merauke, dari Pulau Miangas sampai Pulau Rote," sambungnya.

Dampak bagi Masyarakat Daerah

Alokasi TKD yang lebih besar pada 2027 berpotensi memengaruhi kualitas layanan publik di daerah. Namun, besaran manfaat yang diterima masyarakat bergantung pada pengelolaan anggaran di tingkat pemerintah daerah masing-masing.

Pemerintah menekankan pentingnya sinergi pusat-daerah agar pembangunan tidak terpusat di wilayah tertentu. Harapannya, kesejahteraan dapat dirasakan lebih merata hingga wilayah terluar Indonesia.

Masyarakat yang ingin mengetahui rincian penggunaan anggaran TKD di daerahnya dapat memantau informasi resmi melalui kanal Kementerian Keuangan dan pemerintah daerah setempat. Informasi lebih lanjut mengenai postur APBN 2027 dapat diakses melalui laman resmi Kementerian Keuangan.

Waspadai pihak-pihak yang mengatasnamakan program pemerintah dan meminta sejumlah uang untuk mengurus bantuan atau anggaran daerah. Seluruh informasi resmi terkait APBN dan TKD hanya disampaikan melalui kanal pemerintah yang sah.

Reporter: Saiful