Pilihan
Bhabinkamtibmas Desa Limau Manis Monitoring Tanaman Jagung Milik bumdes
Kordinasi Dan Komunikasi Langkah Strategis Keberhasilan Ketahanan Pangan
Polisi Sambangi Petani Air Balui
pemanfaatan lahan di sekitar rumah Pak bhabin monitorin warga binaanya
Terungkap, Ternyata ini Penyebab PLN Sering Mati Saat Magrib di Tembilahan
TEMBILAHAN, Medialokal.co - Kondisi pemadaman listrik di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) khususnya Kota Tembilahan dan sekitarnya akhir-akhir ini kerap memicu kemarahan warga. Apalagi, pemadaman sering terjadi saat detik-detik menjelang Shalat Maghrib, sehingga sebagain berasumsi negatif hingga memunculkan berbagai kecaman terutama di media sosial facebook.
Afrizal selaku Manajer PLN Tembilahan saat diwawancarai reporter medialokal.co menjelaskan PLN sering mati pada saat detik-detik menjelang magrib karena disaat itulah pemakaian puncak PLN terjadi.
"Pemadaman itu tentunya bukanlah disengaja, tetapi akibat adanya gangguan sistem dan pada saat magrib itulah saat saat puncaknya pemakaian listrik terjadi," ungkapnya, Rabu (13/11/2019).
Lebih jauh Afrizal menjelaskan, pada saat magrib pemakaian puncak terjadi, tidak mungkin pihak PLN mengirimkan pesan atau membatasi pemakaian pelanggan, sehingga dan dalam kondisi sedang mengalami gangguan pemadamanpun tak terhindarkan.
"Pasokan listrik di Inhil cukup, namun karena ada gangguan-gangguanlah yang menyebabkan mati, namun setelah gangguan selesai maka akan kembali normal," ulasnya
Tidak hanya persoalan gangguan, Afrizal juga menyebut faktor lain yang menyebabkan matinya PLN akhir-akhir ini, yaitu masa pemeliharaan. diprediksi apa bila hari ini padam besok tidak ada lagi, kemudian dibutuhkan dua hari melakukan perbaikan maka setelah normal tidak ada pemadaman.
Sebelumnya, sejumlah warga kerap memprotes sering terjadinya pemadaman terutama menjelang malam atau tepat saat azan maghrib tiba. Kejengkelan atau kemarahan warga diluapkan dalam status facebook mereka dan tak sedikit mengeluarkan kata-kata yang tak pantas.
Selain itu beberapa warga juga menghubungi wartawan agar bisa mengklarifikasi ke PLN terkait persoalan listrik. Banyak warga berasumsi negatif sebab listrik sering padam justru saat mau magrib. (Adp)


Berita Lainnya
Kapolsek Enok Cup IV 2026 Resmi Dibuka: Sepak Takraw Jadi Jembatan Silaturahmi di Hari Bhayangkara ke-80
Tiga Rumah Baru untuk Gaung: Bukti Nyata "Polri untuk Masyarakat" di Usia Bhayangkara ke-80
Tiga Tahun Jadi Buron Sabu 15 Kg, Warga Sei Alam Ditangkap Polisi Bengkalis
Tetes Darah, Senyum Anak, dan Detak Jantung Warga, Kisah Humanis Bakti Kesehatan Polres Inhil Sempena HUT Bhayangkara ke-80
Bhabinkamtibmas Desa Limau Manis Monitoring Tanaman Jagung Milik bumdes
ketahanan pangan nasional terus diperkuat Bhabinkamtibmas Desa Batu Ampar dorong peran masyarakat dalam mendukung sektor pertanian.
Kapolsek Enok Cup IV 2026 Resmi Dibuka: Sepak Takraw Jadi Jembatan Silaturahmi di Hari Bhayangkara ke-80
Tiga Rumah Baru untuk Gaung: Bukti Nyata "Polri untuk Masyarakat" di Usia Bhayangkara ke-80
Tiga Tahun Jadi Buron Sabu 15 Kg, Warga Sei Alam Ditangkap Polisi Bengkalis
Tetes Darah, Senyum Anak, dan Detak Jantung Warga, Kisah Humanis Bakti Kesehatan Polres Inhil Sempena HUT Bhayangkara ke-80
Bhabinkamtibmas Desa Limau Manis Monitoring Tanaman Jagung Milik bumdes
ketahanan pangan nasional terus diperkuat Bhabinkamtibmas Desa Batu Ampar dorong peran masyarakat dalam mendukung sektor pertanian.