Pilihan
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Pekanbaru Mudahkan Warga Urus PBG, Wako Resmikan Sip Aman
DPP SPKN Nilai Kejati Riau Belum Respon Positif
DPP SPKN Apresiasi Polda Riau Tindak Lanjuti SPPD dan Mamin di DPRD Riau
Kereen! 14 Pelajar Thailand Belajar di MAN 1 Pekanbaru, Ini Programnya
PEKANBARU - Sebanyak 14 pelajar dari Attarkiyah Islamiah Institute Thailand mulai belajar untuk sebulan ke depan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pekanbaru dalam program pertukaran pelajar internasional.
"MAN 1 Pekanbaru ditunjuk sebagai madrasah yang menampung 14 pelajar Thailand itu sesuai kelas mereka masing-masing karena sekolah madrasah ini yang memiliki program pertukaran pelajar internasional," kata Kepala Kanwil Kemenag Riau, Ahmad Supardi Hasibuan di Pekanbaru, Senin.
Menurut Supardi, melalui pertukaran pelajar internasional ini, maka diharapkan siswa bisa mendapatkan pergaulan internasional dan berbahasa asing serta bisa menyesuaikan diri secara budaya, ilmu pengetahuan dan bahasa asing.
Ia mengatakan, dengan demikian program ini sekaligus sebagai momen bagi mereka untuk saling belajar budaya dan melatih kemampuan berbahasa Arab dan Inggris.
"Kerja sama ini dapat memotivasi 17 MAN lainnya di Riau, ke depan agar bisa menggelar kerjasama serupa untuk meraih pengalaman internasional untuk pelajar. Bagi pelajar yang dikirim tentunya diseleksi yang berprestasi dan berkemampuan bahasa Inggris," katanya.
Untuk MAN 1, katanya, dijadwalkan 18 pelajar kelas X dan XI serta dua guru pendamping berangkat pada 1 Februari 2018 selama 10 hari di Thailand, Ketua komite serta Kepala Sekolah MAN I Pekanbaru.
Pimpinan Attarkiyah Islamiah Institute Thailand H Abdulllah Mutholib mengatakan melalui program pertukaran pelajar ini bisa membangun persaudaraan antara siswa Attarkiyah Islamiah Institute Naratiwat Thailand dengan sekolah dasar madrasah dan aliyah di Riau.
Menurut Abdullah Mutholib, pelajar adalah aset dan generasi penerus sebagai pemimpin di wilayah dan kotanya masing masing dimasa mendatang. Semoga dengan kerjasama ini, katanya berharap ikhwah yang terjalin sekarang ini akan memajukan umat Islam dimanapun berada.
"Kesan pertama kami ke Riau adalah kunjungan ke UIN Suska Riau pada 2010 bahkan hingga kini hubungan silaturahim tersebut masih berlanjut. Ini menjadi pembuka gerbang kerja sama dengan sekolah lain di Riau, apalagi madrasah adalah model pendidikan formal berciri khas agama Islam," katanya.
Ia menekankan atas kunjungan terdahulu itu makin memperkuat keyakinannya untuk melanjutkan kemitraan ke berbagai sekolah hingga sekolah dasar di Riau. Selain kunjungan ke MAN 1 Pekanbaru, rombongan pelajar Thailand juga berkunjungan ke MAN1 Siak. (*)
Sumber : Antarariau.com


Berita Lainnya
Komunitas Guru Penggerak Berganti Nama, Inhil Student Championship 2026 Resmi Dilaksanakan
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
DPP SPKN Nilai Kejati Riau Belum Respon Positif
Mahasiswa UMRI Edukasi Pencegahan Radikalisme di SMK Perpajakan Riau
SD 021 Teluk Bakau Estate Terima Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Riau
Anggaran Bidang SMA di Disdik Riau 2025 Sampai Rp100 Miliar, DPP-SPKN Sebut Efisiensi Hanya Slogan!
Komunitas Guru Penggerak Berganti Nama, Inhil Student Championship 2026 Resmi Dilaksanakan
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
DPP SPKN Nilai Kejati Riau Belum Respon Positif
Mahasiswa UMRI Edukasi Pencegahan Radikalisme di SMK Perpajakan Riau
SD 021 Teluk Bakau Estate Terima Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Riau
Anggaran Bidang SMA di Disdik Riau 2025 Sampai Rp100 Miliar, DPP-SPKN Sebut Efisiensi Hanya Slogan!