Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Pekanbaru Mudahkan Warga Urus PBG, Wako Resmikan Sip Aman
FKMH Berharap DPRD Malteng Pro Aktif Tangani Wabah Covid-19
MALUKU TENGAH, Medialokal.co - Kabupaten Maluku Tengah merupakan Kabupaten tertua yang memiliki jumlah penduduk dan wilayah geografis yang cukup besar jika dibandingkan dengan Kabupaten lain di Provinsi Maluku.
Banyak Kecamatan yang letak pulaunya terpisah dengan Ibu Kota Kabupaten (Masohi) sehingga Maluku Tengah diharapkan untuk menjadi percontohan penanganan Covid-19 di provinsi Maluku.
Banyak pintu masuk ke kabupaten Maluku Tengah, sekitar enam pintu untuk masuk ke Kabupaten Maluku Tengah, hal ini sangat berpotensi untuk penularan virus Corona atau Covid-19.
Namun terhitung sampai saat ini belum ada perkembangan dan pergerakan dari DPRD Kabupaten dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk mensiasati anggaran untuk penangan serbuan Covid-19.
Buktinya sampai saat ini tidak ada Inisiatif DPRD Malteng secara kelembagaan untuk mensiasati penganggaran bersama Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah.
Hal ini kemudian direspon oleh Forum Komunikasi Mahasiswa Hatuhaha (FKMH AMBON). Kabir Latupono berharap agar secepat mungkin kondisi ini disiasati, jangan sampai sudah ada yang positif baru mulai tergerak.
"Jangan tidur yang panjang bapak dan ibu wakil rakyat yang terhormat. Masyarakat Maluku Tengah sangat membutuhkan kehadiran kalian di tengah-tengah masalah yang sedang terjadi saat ini," cetusnya.
Lanjutnya, ia merasa pihaknya cukup mengapresiasi inisiatif bapak Bupati Maluku Tengah untuk karantina di Negeri masing-masing. Namun persoalan karantina ini sangat membutuhkan anggaran yang cukup besar dan fasilitas yang menunjang.
"Kami sangat minta dengan tegas agar wakil rakyat bisa secepat mungkin membahas dan mendorong pembahasan anggaran untuk penangan dan pencegahan virus tersebut. Kami tahu, 186 Negeri di Kabupaten Maluku Tengah ini tentunya tidak semuanya dapat menggunakan APBD nya untuk menjalankan arahan dari Pemerintah Kabupaten, yakni karantina tingkat Negeri atau Desa," tutupnya.
Laporan : Zen


Berita Lainnya
Orang Tua Murid SMA Negeri 24 Tanjung Riau Soroti Panitia Perpisahan dan Gaji Guru Baru serta Keamanan Sekolah
Babinsa Koramil 07/Reteh Himbau Warga Perkuat Kekompakkan dan Kebersamaan
Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Patroli Tapal Batas di Parit Ban Kel Metro
Babinsa Koramil 07/Reteh Kembali Laksanakan Pengawasan SDM di Desa Sanglar
Babinsa Bantu Distribusikan Program Makan Bergizi Gratis di Desa Lintas Utara
Babinsa Koramil 03/Tpl Laksanakan Kegiatan Patroli Karhutla Di Wilayah Desa Binaan
Orang Tua Murid SMA Negeri 24 Tanjung Riau Soroti Panitia Perpisahan dan Gaji Guru Baru serta Keamanan Sekolah
Babinsa Koramil 07/Reteh Himbau Warga Perkuat Kekompakkan dan Kebersamaan
Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Patroli Tapal Batas di Parit Ban Kel Metro
Babinsa Koramil 07/Reteh Kembali Laksanakan Pengawasan SDM di Desa Sanglar
Babinsa Bantu Distribusikan Program Makan Bergizi Gratis di Desa Lintas Utara
Babinsa Koramil 03/Tpl Laksanakan Kegiatan Patroli Karhutla Di Wilayah Desa Binaan