Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Pekanbaru Mudahkan Warga Urus PBG, Wako Resmikan Sip Aman
Waah..! Pengusaha Muda asal Mandah Inhil Dipanggil ke Istana Presiden, Ada Apaya ?
PEKANBARU - Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Provinsi Riau (Ketum HIPMI Riau) Datuk Budi Febriadi mendadak harus terbang malam ini ke Jakarta.
Pasalnya Pengusaha Muda asal Mandah Inhil ini mendapat telpon dari Istana Negara bahwa Ia diundang hadir makan siang bersama Presiden Republik Indonesia besok di Instana Negara Jakarta, kamis (5/4).
Budi yang sejatinya sedang membreafing para Ketum BPC HIPMI 12 Kabupaten Kota di Gedung HIPMI RIAU Jl. Arifin Ahmad 148D untuk persiapan Pemberian Modal Usaha UKM kerjasama HIPMI RIAU dengan Kementerian Koperasi dan UKM tanggal 11 dan 12 April minggu depan terpaksa menghentikan Breafing tersebut.
"Saya sekitar pukul 15.30 sore tadi mendapat telpon dari Istana Negara dengan perintah bahwa besok harus sudah di sana pukul 10 pagi. Untung saja masih ada satu tiket tersisa penerbangan terakhir malam ini. Saya mohon doa pada seluruh masyarakat Riau untuk kelancaran bicara di hadapan Presiden RI." Kata budi saat dikonfirmasi oleh awak media sesaat sebelum Ia terbang.
Tambahkan Budi, Ia berniat akan menyampaikan ke Presiden bahwa Ia ingin seluruh lahan tidur juga lahan HGU yang sudah habis masanya jangan diperpanjang lagi oleh Negara tetapi diberikan seluruhnya ke pengusaha tempatan yang seluruhnya tergabung di HIPMI Riau.
Selain itu Budi juga akan sampaikan rendahnya kepedulian industri-industri raksasa dan BUMN di Riau memberikan CSR buat pengembangan kewirausahaan binaan HIPMI Riau.
Terakhir dikatakan Budi dirinnya ingin agar Presiden mengarahkan para Gubernur dan Bupati se Riau agar dana bansos dan hibah tidak lagi habis pakai, tetapi diarahkan menjadi dana pendampingan modal usaha para pengusaha pemula di HIPMI.
"HIPMI Riau punya 15.000 orang Mahasiswa binaan yang tergabung di HIPMI Perguruan Tinggi (HIPMI PT). Mereka ini tidak masuk dalam kriteria perbankan buat dimodali. Makanya negara dan Pemerintah Daerah mesti mengakali cara mereka memulai usahanya" tegas Budi mantap. (Rilis)


Berita Lainnya
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat
Dua Kader GMNI Inhil Resmi Dikukuhkan sebagai DPP GMNI Periode 2025–2028
PLN Berhasil Operasikan Jalur 2 Transmisi Pangkalan Brandan-Langsa, Pasokan Listrik Ke Aceh Makin Andal
Danantara Sinergikan BUMN Bangun Huntara di Aceh Tamiang, PLN Sambung Listrik untuk Semua Rumah dan Fasum
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat
Dua Kader GMNI Inhil Resmi Dikukuhkan sebagai DPP GMNI Periode 2025–2028
PLN Berhasil Operasikan Jalur 2 Transmisi Pangkalan Brandan-Langsa, Pasokan Listrik Ke Aceh Makin Andal
Danantara Sinergikan BUMN Bangun Huntara di Aceh Tamiang, PLN Sambung Listrik untuk Semua Rumah dan Fasum