Ketahui Cara Merawat Payudara Saat Menyusui, Yuk Ibu-ibu Lihat Disini

alodokter 

Loading...

JAKARTA, Medialokal.co - Merawat payudara selama menyusui merupakan hal yang penting dilakukan. Selain menjaga kenyamanan dan kelancaran pemberian ASI, payudara yang sehat juga dapat mencegah berbagai keluhan yang dapat muncul ketika menyusui.

ASI atau air susu ibu merupakan asupan nutrisi utama bagi bayi, karena mengandung beragam nutrisi yang penting untuk tumbuh kembangnya.

Tak hanya bayi, menyusui juga dapat memberi manfaat bagi ibu, seperti menurunkan berat badan, mengurangi perdarahan setelah melahirkan, mengurangi risiko terkena kanker payudara dan kanker ovarium.

Namun, ada kalanya muncul berbagai masalah atau keluhan saat menyusui, seperti nyeri pada puting payudara, puting lecet dan pecah-pecah, payudara bengkak, penyumbatan saluran susu, serta infeksi payudara atau mastitis.

Loading...

Nah, dengan mengetahui cara merawat payudara, Anda pun dapat mengatasi dan mencegah berbagai masalah tersebut.

Kenali Cara Merawat Payudara Saat Menyusui
Berikut ini adalah langkah-langkah merawat payudara saat menyusui yang dapat dilakukan:

1. Ketahui berbagai posisi menyusui

Menemukan posisi menyusui yang tepat memang bukanlah hal yang mudah. Untuk beberapa kondisi, seperti melahirkan dengan operasi Caesar, memiliki bayi kembar, atau memiliki payudara besar, ada posisi tertentu yang dirasa lebih nyaman dan memudahkan Anda dalam menyusui.

Tak hanya soal kenyamanan, posisi menyusui yang tepat juga dapat mencegah masalah payudara. Jika belum menemukan posisi yang nyaman, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan konsultan laktasi.

2. Pahami pelekatan yang benar

Selain posisi menyusui, pelekatan yang tepat juga penting diketahui setiap ibu menyusui. Posisi pelekatan yang baik adalah ketika mulut bayi tidak hanya menempel pada puting, tetapi juga menutupi sebagian besar areola atau area gelap di sekitar puting.

Selain itu, pelekatan yang tepat juga dapat diketahui ketika ibu tidak merasakan nyeri saat bayi menyusu dan ASI terlihat keluar dengan lancar. Pelekatan yang salah bisa menyebabkan payudara ibu mengalami luka atau lecet.

3. Pastikan payudara kosong setelah menyusui

Pastikan Anda mengosongkan payudara secara optimal untuk mencegah pembengkakan payudara atau penyumbatan saluran ASI. Hal ini dapat Anda lakukan dengan menyusui bayi pada payudara kiri dan kanan secara bergantian serta susui Si Kecil sesuai kebutuhan.

Jika payudara terasa penuh setelah Si Kecil selesai menyusu, Anda dapat memompa ASI yang tersisa.

4. Hindari pemakaian bra yang terlalu ketat

Tidak hanya sekadar nyaman, pemilihan dan penggunaan bra yang tepat saat menyusui juga perlu diperhatikan guna mencegah tekanan yang berlebihan pada payudara.

Anda dianjurkan untuk memakai bra khusus menyusui selama proses pemberian ASI. Meski sebenarnya Anda bisa menggunakan bra biasa yang berukuran lebih besar, tetapi bra menyusui biasanya memiliki desain yang telah disesuaikan dengan kebutuhan ibu selama menyusui.

5. Pijat payudara secara rutin

Guna melancarkan aliran ASI, pijat payudara atau kompres hangat payudara secara rutin untuk membuka saluran dan mencegah penyumbatan di kelenjar ASI. Jika payudara terasa nyeri, keras, dan bengkak, Anda bisa menggunakan kompres dingin.

Selain melakukan perawatan saat menyusui, Anda juga perlu melakukan perawatan payudara usai menyusui. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan:

Cuci tangan hingga bersih sebelum menyusui atau menyentuh payudara.
Bersihkan puting dengan lembut dengan air hangat dan hindari penggunaan sabun guna mencegah kulit kering, pecah-pecah, dan iritasi.
Oleskan salep atau krim yang mengandung lanolin pada puting bila puting mengalami lecet, kering, atau terasa nyeri.
Jika Anda menggunakan bantalan payudara pada bra untuk menyerap kelebihan ASI, pastikan untuk menggantinya saat basah guna mencegah pertumbuhan kuman yang dapat menyebabkan infeksi.
Oleskan beberapa tetes ASI pada puting dan biarkan hingga kering setiap kali selesai menyusui. ASI diketahui dapat melembapkan dan melindungi puting dari infeksi.
Bila Anda ingin mengetahui lebih jauh cara merawat payudara saat menyusui atau bila muncul gejala infeksi payudara, seperti demam, muncul benjolan merah pada payudara, payudara terasa nyeri dan bengkak, atau payudara bernanah, segera periksakan diri ke dokter agar dapat dilakukan penanganan yang tepat.(*)


Sumber Berita : alodokter.com






Loading...

[Ikuti Medialokal.co Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar