Pilihan
Masyarakat yang Masuk Riau dan Belum Vaksin Tak Akan Disuruh Putar Balik, Tapi Diminta Lakukan Ini
MEDIALOKAL.CO, PEKANBARU -- Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau, Kombes Pol Firman Darmansyah, memastikan tidak akan ada penyekatan selama operasi pengamanan kegiatan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.
Hal ini juga sesuai dengan instruksi Kepala Korlantas Polri, bahwa penyekatan ditiadakan.
Masyarakat yang belum vaksin dan akan masuk Riau, juga tidak akan Sinta putar balik.
"Namun di perbatasan kita letakkan pos pelayanan, untuk putar arah kendaraan saat ini tidak ada lagi. Kita membuat pos pelayanan di perbatasan itu tujuannya adalah untuk melayani masyarakat yang belum vaksin," sebut Firman, Kamis (23/12/2021).
"Misal dari luar Riau mau masuk ke Riau diperiksa dengan random check, ditemukan belum vaksin, di sana ada petugas. Nanti disuntik, dan bisa kembali melanjutkan perjalanan," imbuh Firman.
Menurut Firman, ini berlaku baik bagi masyarakat yang hendak masuk ke Riau, maupun akan meninggalkan Riau.
Sebanyak 2.563 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi lainnya dilibatkan dalam Operasi Lilin Lancang Kuning 2021.
Operasi ini digelar dalam rangka pengamanan kegiatan ibadah Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, memastikan selama pelaksanaan operasi, tidak akan ada penyekatan.
"Kemudian di aplikasi pedulilindungi jika hitam, kita akan evakuasi. Intinya kita memberi pelayanan khususnya kesehatan," imbuhnya.
Diuraikan Kapolda Riau, ada sekitar 34 pos pengamanan dan 14 pos pelayanan yang didirikan, tersebar di sejumlah titik di Bumi Lancang Kuning.
Dijelaskan Jenderal bintang dua yang sebentar lagi pindah tugas sebagai Asisten Operasi (Asops) Kapolri ini, fokus operasi yang dilaksanakan, selain mengamankan kegiatan ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru 2022, juga termasuk pengendalian penyebaran covid-19.
Untuk itu, dia meminta kerjasama dari seluruh masyarakat Riau, guna mengantisipasi meningkatnya penularan virus Corona.
Karena menurut Agung, belajar dari Natal dan Tahun Baru tahun lalu, terjadi peningkatan covid-19 yang cukup signifikan. Oleh sebab itu, pihaknya tidak ingin hal ini terjadi lagi pada Natal dan Tahun Baru sekarang.
"Kita ingin keamanan, ketertiban, kelancaran lalu lintas di Riau bisa terjaga dengan baik, kita ingin mencapai upaya agar penyebaran covid-19 bisa dikendalikan," tuturnya.
Salah satu caranya diterangkan Irjen Agung, adalah dengan menempatkan scan barcode aplikasi pedulilindungi di tempat-tempat keramaian. Baik di tempat wisata, rumah ibadah, mal, dan jalan.
"Kita akan meningkatkan kegiatan vaksinasi. Kita harapkan Riau bisa segera mencapai 70 persen. Kita ingin daerah-daerah perbatasan dan daerah masuknya masyarakat ke Riau kita jaga dengan baik," pungkasnya.(*)
Sumber : http://tribunpekanbaru.com


Berita Lainnya
Hanya Ingin Bekerja Bersih, Mengapa Langkah Sekwan Riau Malah Dibalas Mosi Tidak Percaya?
Kelompok Tani Binaan Polsek Koto Gasib Terima Bantuan Alsintan dari Dinas Pertanian Kabupaten Siak
Wakapolsek Siak Serahkan Pupuk Cair Fertiplus Harmoni Hijau kepada Kelompok Tani Benteng Jaya
Wakapolsek Siak Bersama Upika Mempura Panen Jagung Kuartal II 2026, Hasil Capai 300 Kilogram
Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Jika Terkendala Sistem
Anggota Samapta Polsek Siak Laksanakan Monitoring Perkebunan Jagung Warga Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Hanya Ingin Bekerja Bersih, Mengapa Langkah Sekwan Riau Malah Dibalas Mosi Tidak Percaya?
Kelompok Tani Binaan Polsek Koto Gasib Terima Bantuan Alsintan dari Dinas Pertanian Kabupaten Siak
Wakapolsek Siak Serahkan Pupuk Cair Fertiplus Harmoni Hijau kepada Kelompok Tani Benteng Jaya
Wakapolsek Siak Bersama Upika Mempura Panen Jagung Kuartal II 2026, Hasil Capai 300 Kilogram
Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Jika Terkendala Sistem
Anggota Samapta Polsek Siak Laksanakan Monitoring Perkebunan Jagung Warga Dukung Ketahanan Pangan Nasional