Pilihan
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Pekanbaru Mudahkan Warga Urus PBG, Wako Resmikan Sip Aman
DPP SPKN Nilai Kejati Riau Belum Respon Positif
DPP SPKN Apresiasi Polda Riau Tindak Lanjuti SPPD dan Mamin di DPRD Riau
RI Ikut Kongsi Dagang Bareng AS, Dipimpin Joe Biden
JAKARTA, MEDIALOKAL.CO -- Bersama dengan 12 negara lainnya, Indonesia masuk ke dalam kelompok kerangka kerja sama ekonomi di kawasan Indo-Pasifik, yakni Indo-Pacific Economic Framework for Prosperity (IPEF).
Lebih rinci, 13 negara anggota dari gerakan yang digagas Amerika Serikat (AS) ini antara lain AS, Australia, Brunei Darussalam, Filipina, India, Indonesia, Jepang, Republik Korea, Malaysia, Selandia Baru, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Kepastian Indonesia bergabung dengan IPEF terlihat dari unggahan Instagram Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi yang mewakili Presiden Joko Widodo menghadiri peluncuran IPEF, secara virtual, dari Jakarta.
"Mewakili Presiden @jokowi dalam launching Indo-Pacific Economic Framework for Prosperity/Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik #IPEF yang diinisiasi @potus & beranggotakan 13 negara salah satunya, Indonesia. Pemerintahan @jokowi mengedepankan perdagangan yg adil, inklusif dan tangguh. Onwards and Upwards," katanya, mengutip instagram @mendaglutfi, Rabu (25/5/2022).
Pada peluncuran yang digelar Senin (23/5/2022) itu, Lutfi menyampaikan Indonesia menyambut baik upaya untuk memperkuat hubungan ekonomi dan kerja sama di kawasan Indo-Pasifik melalui IPEF ini. Ia memaparkan empat prinsip yang harus digarisbawahi dalam kerangka kerja sama ini.
"Pertama, IPEF harus menghasilkan kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan. Hanya dengan demikian, manfaat IPEF dapat dirasakan oleh rakyat negara-negara kita," ujarnya.
Ketiga, IPEF seharusnya tidak menciptakan tantangan-tantangan pembangunan baru bagi negara-negara di kawasan.
"Penerapan norma-norma dan standar-standar dalam kerja sama ekonomi harus didukung dengan program-program pengembangan kapasitas untuk memastikan bahwa semua negara di kawasan bisa berpartisipasi sepenuhnya," ujar Lutfi.
Keempat, IPEF harus mendorong sinergi antara IPEF dan kerangka kerja regional lainnya, terutama ASEAN Outlook on the Indo-Pacific.
"Kami berharap IPEF dapat berkontribusi bagi perdamaian dan stabilitas, serta kesejahteraan di kawasan. Untuk itu, Indonesia siap ikut serta dalam dialog dan memberikan masukan konstruktif bagi keberhasilan kerja sama IPEF," tandasnya.(*)


Berita Lainnya
Bank BPR Gemilang Hadir di MPP Inhil, Layanan Perbankan Semakin Dekat dan Mudah!
Lima Mantan Direksi BRK Masih Terima Gaji Diluar Aturan
SDM PKS Punya Peran Penting dalam Industri Kelapa Sawit Riau
Pasar Beduk Desa Keritang Hulu Mengembangkan UMKM dan Meningkatkan Ekonomi Masyarakat
Berapa Harga Antam Hari Ini?
Menteri ESDM Tetapkan Harga Minyak Mentah Alami Kenaikan Per Juli 2024
Bank BPR Gemilang Hadir di MPP Inhil, Layanan Perbankan Semakin Dekat dan Mudah!
Lima Mantan Direksi BRK Masih Terima Gaji Diluar Aturan
SDM PKS Punya Peran Penting dalam Industri Kelapa Sawit Riau
Pasar Beduk Desa Keritang Hulu Mengembangkan UMKM dan Meningkatkan Ekonomi Masyarakat
Berapa Harga Antam Hari Ini?
Menteri ESDM Tetapkan Harga Minyak Mentah Alami Kenaikan Per Juli 2024