KPK Tahan Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumut Terkait Kasus Suap
MEDIALOKAL.CO ? Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjemput paksa Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumatera Utara Muhammad Faisal. Penyidik pun langsung menahan yang bersangkutan sebagai tersangka atas kasus penerima gratifikasi dan suap dalam pengesahan APBD 2014-2019.
"Iya ditahan 20 hari pertama di Rumah Tahanan Polres Jakarta Timur," ungkap Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (27/9/2018).
Faisal ditangkap di rumahnya oleh penyidik KPK di perumahan Villa, Asam Kumbang, Medan Selayang, Kota Medan pada Rabu, 26 September 2018.
Penangkapan Faisal dilakukan setelah tidak memenuhi panggilan alias mangkir sebanyak dua kali dari penyidik KPK. Alasan itu juga yang menyebabkan Faisal ditahan karena dianggap tidak koperatif dengan penyidik KPK.
Setidaknya, dari 38 orang tersangka yang diproses dalam kasus itu, sudah ada 22 orang baik mantan maupun anggota DPRD Sumut telah dilakukan penahanan. Tersangka yang sudah ditahan itu antara lain Rijal Sirait, Rinawati Sianturi, Rooslynda Marpaung, Fadly Nurzal, Sonny Firdaus, Muslim Simbolon, Helmiati, dan Mustofawiyah.
Kemudian Tiaisah Ritonga, Arifin Nainggolan, Elezaro Duha, Tahan Manahan Pangabean, Passiruddin Daulay, Biller Pasaribu, John Hugo Silalahi, Richard Eddy Marsaut, Syafrida Fitrie, Restu Kurniawan Sarumaha, Musdalifah, Rahmianna Delima Pulungan, Abdul Hasan Maturidi dan M. Faisal.
Sebelumnya, pada 3 April 2018 KPK telah mengumumkan 38 anggota DPRD Provinsi Sumut ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi memberi atau menerima hadiah terkait fungsi dan kewenangan anggota DPRD Sumut 2009-2014 dan/atau 2014-2019.
Tiga puluh delapan anggota DPRD Sumut 2009-2014 dan/atau 2014-2019 tersebut diduga menerima hadiah atau janji dari mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Puji Nugroho.
(okezone.com)


Berita Lainnya
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing
GMNI Desak KPK Usut August Mellaz dan 4 Komisioner KPU: Jet Pribadi Rp90 Miliar Indikasi Korupsi Terstruktur
Hadapi Ancaman Sinkhole, PLN Bergerak Cepat Amankan SUTT 150 kV Bireuen-Peusangan
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing
GMNI Desak KPK Usut August Mellaz dan 4 Komisioner KPU: Jet Pribadi Rp90 Miliar Indikasi Korupsi Terstruktur
Hadapi Ancaman Sinkhole, PLN Bergerak Cepat Amankan SUTT 150 kV Bireuen-Peusangan