Pilihan
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Pekanbaru Mudahkan Warga Urus PBG, Wako Resmikan Sip Aman
DPP SPKN Nilai Kejati Riau Belum Respon Positif
DPP SPKN Apresiasi Polda Riau Tindak Lanjuti SPPD dan Mamin di DPRD Riau
Pentingnya Generasi Milenial bagi Revolusi Industri 4.0
MEDIALOKAL.CO ? Revolusi Industri 4.0 sudah ada di depan mata. Pemerintah Indonesia telah menetapkan Road map Making Indonesia 4.0 sebagai strategi dalam mencapai target menjadi 10 besar kekuatan ekonomi dunia pada tahun 2030.
Jumlah penduduk yang banyak, ditunjang dengan perkembangan infrastruktur dan sumber daya manusia bisa menjadi modal penting untuk melaksanakan Revolusi Industri 4.0. "Empowering human talent adalah kunci kemajuan Indonesia. Setelah pembangunan infrastruktur, kita akan melanjutkan pada pengembangan sumber daya manusia. Kita perlu menguasai bahasa-bahasa teknologi baru," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto yang juga inisiator Indonesia 4.0.
Menurut Airlangga, Indonesia memerlukan sekitar 17 juta tenaga kerja yang melek teknologi digital pada 2030. Di acara Investor Gathering yang dihadiri Airlangga sehari sebelumnya, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Azis Syamsuddin mengatakan, peluang Revolusi Industri 4.0 ini sangat besar jika mampu beradaptasi dan bertransformasi secara relevan. Menurutnya, produktivitas akan meningkat, berkurangnya idle capacity, dan peluang pasar Indonesia yang luar biasa. Dia mencontohkan, Indonesia sudah punya empat unicorn yang menunjukkan hal ini cocok dan bisa berkembang cepat. Tantangannya, kata dia, tentu kesiapan infrastruktur penunjang, seperti fisik, kelembagaan, regulasi, dan kesiapan SDM.
"DPR akan berusaha berkolaborasi dengan pemerintah untuk di satu sisi mengatalisasi dan mewujudkan ekosistem yang tepat dan kondusif. Namun di sisi lain, memperhatikan pengawasan dan perlindungan kepentingan, minimalisasi dam pak negatif melalui regulasi yang tepat," kata Azis Syamsuddin. Revolusi Industri 4.0 tidak hanya mengubah industri, tapi juga pekerjaan, cara berkomunikasi, berbelanja, bertransaksi, hingga gaya hidup.
Oleh karenanya, selain mempertahankan eksistensi usaha, pelaku bisnis juga diimbau agar memberikan dukungan pelatihan sehingga anak bangsa akan terus berkembang mengikuti perkembangan dunia digital.
(okezone.com)


Berita Lainnya
Komunitas Guru Penggerak Berganti Nama, Inhil Student Championship 2026 Resmi Dilaksanakan
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
DPP SPKN Nilai Kejati Riau Belum Respon Positif
Mahasiswa UMRI Edukasi Pencegahan Radikalisme di SMK Perpajakan Riau
SD 021 Teluk Bakau Estate Terima Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Riau
Anggaran Bidang SMA di Disdik Riau 2025 Sampai Rp100 Miliar, DPP-SPKN Sebut Efisiensi Hanya Slogan!
Komunitas Guru Penggerak Berganti Nama, Inhil Student Championship 2026 Resmi Dilaksanakan
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
DPP SPKN Nilai Kejati Riau Belum Respon Positif
Mahasiswa UMRI Edukasi Pencegahan Radikalisme di SMK Perpajakan Riau
SD 021 Teluk Bakau Estate Terima Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Riau
Anggaran Bidang SMA di Disdik Riau 2025 Sampai Rp100 Miliar, DPP-SPKN Sebut Efisiensi Hanya Slogan!