Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Pekanbaru Mudahkan Warga Urus PBG, Wako Resmikan Sip Aman
Menko Darmin: Perang Dagang Tak Bisa Direm
MEDIALOKAL.CO - Semakin memanasnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China memberi dampak ke berbagai negara. Tak terkecuali Indonesia.
Hal ini diakui Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution. Sebab, perang dagang menjadi salah satu alasan mengapa nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS menembus level Rp15.100 per USD.
Kebijakan pembatasan impor dari negara-negara maju seperti Amerika Serikat, membuat negara-negara berkembang termasuk Indonesia terkena imbasnya.
"Kelihatannya perang dagang ini sudah enggak bisa direm," katanya di Jakarta, Jumat (5/10/2018).
Menurut Darmin, saat ini pemerintah sedang menyiapkan strategi agar Rupiah tak semakin tekor karena sentimen perang dagang AS-China.
"Ini akan jalan dan makin ngena masing masing mulai mengembangkan strategi yang makin bercabang cabang itu sehingga untuk nariknya agak susah supaya berhenti udah susah. Perlu waktulah. Jadi ini akan jalan," jelasnya.
(okezone.com)


Berita Lainnya
Bank BPR Gemilang Hadir di MPP Inhil, Layanan Perbankan Semakin Dekat dan Mudah!
Lima Mantan Direksi BRK Masih Terima Gaji Diluar Aturan
SDM PKS Punya Peran Penting dalam Industri Kelapa Sawit Riau
Pasar Beduk Desa Keritang Hulu Mengembangkan UMKM dan Meningkatkan Ekonomi Masyarakat
Berapa Harga Antam Hari Ini?
Menteri ESDM Tetapkan Harga Minyak Mentah Alami Kenaikan Per Juli 2024
Bank BPR Gemilang Hadir di MPP Inhil, Layanan Perbankan Semakin Dekat dan Mudah!
Lima Mantan Direksi BRK Masih Terima Gaji Diluar Aturan
SDM PKS Punya Peran Penting dalam Industri Kelapa Sawit Riau
Pasar Beduk Desa Keritang Hulu Mengembangkan UMKM dan Meningkatkan Ekonomi Masyarakat
Berapa Harga Antam Hari Ini?
Menteri ESDM Tetapkan Harga Minyak Mentah Alami Kenaikan Per Juli 2024