Kacab Wilayah IV Dinas Pendidikan Buka Workshop SMAN I Lirik
INHU, Medialokal.co - Guna lebih meningkatkan pemahaman guru terhadap pelaksanaan kurikulum merdeka, maka digelar kegiatan workshop. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari di SMAN I Lirik Inhu yang sudah dimulai pada, Rabu (25/10).
Workshop dibuka secara resmi oleh Kacab Wilayah IV Dinas Pendidikan Provinsi Riau Drs. Aristo M.Pd serta dihadiri juga oleh Pengawas satuan pendidikan Drs. Rausnivanson dengan menghadirkan nara sumber Mashuri M.Pd dari widiyaswara Dinas Pendidikan Provinsi Riau.
Dalam sambutannya saat membuka workshop tersebut Aristo antara lain meminta kepada semua guru untuk terus belajar meningkatkan kemampuannya. Karena belajar tidak akan pernah berhenti sepanjang hayat kita.
"Selain itu juga guru harus bisa mengikuti kemajuan teknologi saat ini yang berkembang begitu pesat. Demikian juga halnya dalam pelaksanaan proses belajar mengajar guru juga dituntut untuk bisa menyampaikan materi pembelajaran yang tidak membuat anak stres, melalui workshop ini diyakini pengetahuan guru akan semakin bertambah dalam mentransfer pengetahuan kepada anak," terang Aristo.
Sementara itu kegiatan workshop itu sendiri diikuti oleh 33 orang guru yang merupakan guru SMAN I Lirik. Dengan lokasi kegiatan menggunakan ruang labor multimedia sekolah tersebut.
Kepala SMAN I Lirik Inhu Abdi Mulia S.Pd melalui Wakil Kepala Sekolah (Waka) Humas Yuliarti S.Pd didampingi ketua panitia pelaksana Husnul Anaswati S.Pd disela-sela acara menjelaskan bahwa tujuan umum pelaksanaan workshop ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka. Sehingga kedepannya diharapkan semua guru khususnya di SMAN I Lirik sudah bisa menetapkan KKTP, asesmen peserta didik, P5 dan asesmen intrakurikuler.
Terkait dengan materi kegiatan menurut Anaswati diantaranya mengenai asesmen formatif, asesmen sumatif. Serta juga penetapan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran, juga pengembangan instrumen asesmen sumatif, projek penguatan profil pelajaran Pancasila, serta juga pelapor asesmen intrakurikuler dan banyak lagi yang lainnya.
Salah seorang peserta workshop Senitawati S.Pd mengatakan bahwa kegiatan workshop sangat bermanfaat sekali. Karena memberi pembelajaran terutama tentang pemberian nilai (assesmen). Serta juga memberikan wawasan yang lebih luas lagi tetap kurikulum merdeka.
"Semoga kegiatan serupa akan dapat terus dilaksanakan dimasa mendatang," harap Senitawati yang akrab dipanggil Ita.**


Berita Lainnya
Silaturahmi BPMP Riau dengan Pemkab Kampar Bahas Program Penjaminan Mutu Pendidikan
Syarat Diperketat, Peminat SMA Negeri Plus Riau Tetap Tinggi
SMPN 4 Belaras Berbagi Takjil, Mengajarkan Anak-anak Indahnya Berbagi di Bulan Ramadhan
Rencana Penghentian Bosda Reguler Bukti Kadisdik Riau tidak Kompeten dalam Memimpin!
Ketua MKKS SMA Pekanbaru: Ramadan adalah Momentum Perkuat Integritas, Karakter dan Nilai Spritual
DPP-SPKN Soroti Transparansi Pengadaan APE fi Disdik Rohul
Silaturahmi BPMP Riau dengan Pemkab Kampar Bahas Program Penjaminan Mutu Pendidikan
Syarat Diperketat, Peminat SMA Negeri Plus Riau Tetap Tinggi
SMPN 4 Belaras Berbagi Takjil, Mengajarkan Anak-anak Indahnya Berbagi di Bulan Ramadhan
Rencana Penghentian Bosda Reguler Bukti Kadisdik Riau tidak Kompeten dalam Memimpin!
Ketua MKKS SMA Pekanbaru: Ramadan adalah Momentum Perkuat Integritas, Karakter dan Nilai Spritual
DPP-SPKN Soroti Transparansi Pengadaan APE fi Disdik Rohul