Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Setelah Dianiaya Berkali-kali, Dokter Gigi ini Dipaksa Pacar Aborsi Kandungan
MEDIALOKAL.CO - Penganiayaan yang dilakukan Wildon, pengusaha sol sepatu, kepada Ina (nama samaran), dokter gigi yang dihamilinya ternyata bukan cuma sekali atau dua kali.
Penganiayaan tersebut berlangsung sejak Oktober 2017. Bahkan, Wildon sempat mengancam akan membunuh Ina. Dia juga ingin menggugurkan kandungan Ina.
Kebanyakan, penganiayaan itu dilakukan di dalam mobil pelaku. Sedan Honda Civic hitam lansiran 2009 tersebut sekarang jadi barang bukti yang sedang dicari polisi.
Hal itu disampaikan Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni saat dihubungi Jawa Pos.
Penggeledahan di rumah Wildon Jumat lalu (9/11) berujung nihil. Polisi tak menemukan barang bukti apa pun terkait dengan kasus penganiayaan tersebut.
''Sudah hilang semua,'' ucapnya.
Saat ditanyai mengenai kemungkinan pelaku sengaja menghilangkan barang bukti, Ruth menganggukkan kepala.
Dia menyatakan sedang membuka semua dugaan. ''Nanti kami telusuri dulu, sengajakah dia hilangkan semua barang bukti,'' katanya.
Sejatinya, menurut Ina, ada dua mobil yang sering menjadi tempat penganiayaan. Yakni, sedan milik Wildon dan mobil Toyota Yaris milik korban.
Ina sempat menunjukkan sebuah foto gagang kendali lampu sein yang patah.
Gagang tersebut patah saat Wildon berusaha menendang lengannya, tetapi malah mengenai gagang sein.
''Tapi ya tetap saja saya kena pukul,'' kenangnya.
Saat memukul, lanjut Ina, Wildon selalu menarik kerah bajunya. Lalu, Wildon mengempaskan map tebal atau buku agenda ke wajahnya.
Alhasil, mata kanan Ina mengalami lebam. ''Untung saya visum itu,'' ujar perempuan berusia 27 tahun tersebut.
Ina menilai mantan kekasihnya itu temperamental. Wildon kerap marah dengan alasan sepele. Rata-rata dia marah karena meminta harta dari Ina, tetapi tak segera dituruti. (jpnn.com)


Berita Lainnya
Polres Inhil Gandeng Bidlabfor Polda Riau, Selidiki Dugaan Ledakan Pipa Gas PT TGI
Sempat Melarikan Diri Saat Digerebek di Belantaraya, Akhirnya DA Berhasil di Tangkap di Batam
Tiga Eks Pejabat Inhil Terbukti Korupsi, MA Batalkan Putusan Bebas
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp3 Miliar
Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Perempuan Pengedar Shabu dan Ekstasi Ditangkap
Enam Pelaku Illegal Logging Ditangkap di Hutan, Polres Inhil Resmi Tetapkan Tersangka
Polres Inhil Gandeng Bidlabfor Polda Riau, Selidiki Dugaan Ledakan Pipa Gas PT TGI
Sempat Melarikan Diri Saat Digerebek di Belantaraya, Akhirnya DA Berhasil di Tangkap di Batam
Tiga Eks Pejabat Inhil Terbukti Korupsi, MA Batalkan Putusan Bebas
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp3 Miliar
Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Perempuan Pengedar Shabu dan Ekstasi Ditangkap
Enam Pelaku Illegal Logging Ditangkap di Hutan, Polres Inhil Resmi Tetapkan Tersangka