Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Ayolah, Mulai Tinggalkan Kantong Plastik
MEDIALOKAL.CO - Sampah plastik kini menjadi momok yang menakutkan bagi Provinsi Sulawesi Utara. Karena selain tidak bisa diurai secara alami, sampah plastik juga menjadi penyebab utama matinya makhluk hidup di sekitarnya.
Data yang dihimpun Manado Post (Jawa Pos Group) dari enam kabupaten/kota di tanah Nyiur Melambai, produksi sampah plastik berdasarkan perhitungan Dinas Lingkungan Hidup enam daerah ini, per harinya menyentuh angka 46.215,1 kilogram.
Sementara untuk 9 daerah lain, belum melakukan perhitungan khusus produksi sampah plastik tersebut.
Persoalan ini mendapat perhatian dari pemerhati lingkungan. Salah satunya Deonisya Ruthy. Menurutnya, untuk menekan produksi sampah plastik perlu adanya sosialisasi guna memberi pemahaman bagi masyarakat, terkait sampah plastik yang sulit terurai di alam.
Dia pun mengimbau agar masyarakat bisa memulai mengurangi menggunakan pembungkus makanan atau tas belanja berbahan plastik.
“Sebaiknya gunakan tas anyaman atau kain yang memiliki usia pemakaian lebih panjang,” tutur Ruthy, istri dari Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Bambang Waskito.
Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sulut Marley Gumalag mengatakan, tidak semua kabupaten/kota bisa mengukur berapa jumlah produksi setiap harinya.
“Ya memang khusus untuk TPA Regional Mamitarang yaitu Manado, Minahasa, Minahasa Utara dan Bitung produksi sampah sesuai data kita mencapai 500 ton per harinya. Kalau secara umum kita belum lakukan pengukuran berapa banyak produksinya, baik plastik ataupun sampah lainnya,” tandas Gumalag belum lama ini.
“Kalau untuk mengurai sampah kita memang membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat. Kan masyarakat juga harus sadar membuang sampah pada tempatnya. Kalau sudah secara teratur mana sampah basah dan kering, penguraian akan semakin mudah kita lakukan,” kuncinya.(jpnn.com)


Berita Lainnya
Pimpin Rapat Pengusutan Kasus Gajah Dibunuh, Kapolda: Penyelidikan Dilakukan Secara Ilmiah
Babinsa Koramil 07/Reteh Perkuat Hubungan Bersama Warga Desa Binaan
Koramil 07/Reteh dan Masyarakat Bersinergi Jaga Lingkungan dengan Melakukan Patroli Tapal Batas
Babinsa Koramil 04/Kuindra Perkuat Solidaritas dan Sinergitas Warga Binaan Melalui Komsos
Babinsa Koramil 04/Kuindra Patroli Tapal Batas Penting untuk Antisipasi Karhutla
Babinsa Koramil 09/Kemuning Perkuat Solidaritas Warga Binaan Melalui Komsos
Pimpin Rapat Pengusutan Kasus Gajah Dibunuh, Kapolda: Penyelidikan Dilakukan Secara Ilmiah
Babinsa Koramil 07/Reteh Perkuat Hubungan Bersama Warga Desa Binaan
Koramil 07/Reteh dan Masyarakat Bersinergi Jaga Lingkungan dengan Melakukan Patroli Tapal Batas
Babinsa Koramil 04/Kuindra Perkuat Solidaritas dan Sinergitas Warga Binaan Melalui Komsos
Babinsa Koramil 04/Kuindra Patroli Tapal Batas Penting untuk Antisipasi Karhutla
Babinsa Koramil 09/Kemuning Perkuat Solidaritas Warga Binaan Melalui Komsos