Pilihan
Ayolah, Mulai Tinggalkan Kantong Plastik
MEDIALOKAL.CO - Sampah plastik kini menjadi momok yang menakutkan bagi Provinsi Sulawesi Utara. Karena selain tidak bisa diurai secara alami, sampah plastik juga menjadi penyebab utama matinya makhluk hidup di sekitarnya.
Data yang dihimpun Manado Post (Jawa Pos Group) dari enam kabupaten/kota di tanah Nyiur Melambai, produksi sampah plastik berdasarkan perhitungan Dinas Lingkungan Hidup enam daerah ini, per harinya menyentuh angka 46.215,1 kilogram.
Sementara untuk 9 daerah lain, belum melakukan perhitungan khusus produksi sampah plastik tersebut.
Persoalan ini mendapat perhatian dari pemerhati lingkungan. Salah satunya Deonisya Ruthy. Menurutnya, untuk menekan produksi sampah plastik perlu adanya sosialisasi guna memberi pemahaman bagi masyarakat, terkait sampah plastik yang sulit terurai di alam.
Dia pun mengimbau agar masyarakat bisa memulai mengurangi menggunakan pembungkus makanan atau tas belanja berbahan plastik.
“Sebaiknya gunakan tas anyaman atau kain yang memiliki usia pemakaian lebih panjang,” tutur Ruthy, istri dari Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Bambang Waskito.
Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sulut Marley Gumalag mengatakan, tidak semua kabupaten/kota bisa mengukur berapa jumlah produksi setiap harinya.
“Ya memang khusus untuk TPA Regional Mamitarang yaitu Manado, Minahasa, Minahasa Utara dan Bitung produksi sampah sesuai data kita mencapai 500 ton per harinya. Kalau secara umum kita belum lakukan pengukuran berapa banyak produksinya, baik plastik ataupun sampah lainnya,” tandas Gumalag belum lama ini.
“Kalau untuk mengurai sampah kita memang membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat. Kan masyarakat juga harus sadar membuang sampah pada tempatnya. Kalau sudah secara teratur mana sampah basah dan kering, penguraian akan semakin mudah kita lakukan,” kuncinya.(jpnn.com)


Berita Lainnya
Terpilih Aklamasi, Erfan Panca Putra Nahkodai FAJI Riau Periode 2026–2030
Harimau Buas Berlayar, Siak Hidupkan Kembali Spirit Perjuangan Sultan dalam Pawai MTQ Riau
Hotli Maruli Sirait Terima JMSI Award 2026 atas Dedikasi Membangun Kolaborasi Dunia Usaha dan Pemerintah
Bhabinkamtibmas Desa Talang Jangkang Ajak Petani Perkuat Gotong Royong Demi Ketahanan Pangan Nasional
Perkuat Sinergi Polsek kemuning dan Pemerintah Desa Dukung Program Asta Cita Presiden RI Bidang Ketahanan Pangan
Polsek Kemuning Bersama Forkopimcam Gelar Penanaman Jagung Serentak Kuartal II 2026, Wujud Nyata Dukung Swasembada Pangan Nasional
Terpilih Aklamasi, Erfan Panca Putra Nahkodai FAJI Riau Periode 2026–2030
Harimau Buas Berlayar, Siak Hidupkan Kembali Spirit Perjuangan Sultan dalam Pawai MTQ Riau
Hotli Maruli Sirait Terima JMSI Award 2026 atas Dedikasi Membangun Kolaborasi Dunia Usaha dan Pemerintah
Bhabinkamtibmas Desa Talang Jangkang Ajak Petani Perkuat Gotong Royong Demi Ketahanan Pangan Nasional
Perkuat Sinergi Polsek kemuning dan Pemerintah Desa Dukung Program Asta Cita Presiden RI Bidang Ketahanan Pangan
Polsek Kemuning Bersama Forkopimcam Gelar Penanaman Jagung Serentak Kuartal II 2026, Wujud Nyata Dukung Swasembada Pangan Nasional