Pencarian

Murid Program Entrepreneur MAN 1 Pekanbaru Belajar Menangkap Peluang Bersama Dr Sarli Rahman

Kamis, 13 Agustus 2026 • 20:50:11 WIB 3 menit baca
Murid Program Entrepreneur MAN 1 Pekanbaru Belajar Menangkap Peluang Bersama Dr Sarli Rahman

Pekanbaru, Medialokal.co - Menjadi entrepreneur bukan semata-mata soal menjual produk dan mengejar keuntungan. Ada keberanian untuk memulai, kemampuan membaca peluang, serta mental untuk bangkit ketika gagal. Pesan itulah yang mengemuka dalam Seminar Motivasi Kewirausahaan Program Entrepreneur MAN 1 Pekanbaru yang menghadirkan narasumber Dr Sarli Rahman, ST, MM, Rabu (13/8/2026)

Kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia tersebut berlangsung di Aula Utama MAN 1 Pekanbaru, mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Para peserta mengikuti seminar dengan antusias, terutama ketika materi mulai mengajak mereka melihat dunia usaha dari sudut pandang yang lebih dekat dengan kehidupan generasi muda.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Kepala MAN 1 Pekanbaru bidang Kesiswaan, Yusniar. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pendidikan kewirausahaan penting untuk membentuk murid yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian untuk menciptakan peluang.

“Kami ingin anak-anak MAN 1 Pekanbaru tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi memiliki keberanian untuk menjadi pencipta peluang. Entrepreneur itu bukan sekadar tentang berdagang, tetapi tentang bagaimana membangun karakter, kemandirian, kreativitas, dan keberanian mengambil keputusan,” ujar Yusniar.

Menurutnya, program entrepreneur di madrasah menjadi ruang bagi murid untuk belajar bahwa kesuksesan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Ide sederhana yang dikerjakan secara konsisten dapat berkembang menjadi sesuatu yang bernilai.

Sementara itu, Pembina Entrepreneur MAN 1 Pekanbaru, Amirul Syafiq dan Sandi Ferdian, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah memberikan pengalaman nyata kepada murid dalam mengenal dunia kewirausahaan.

“Kami mau murid belajar langsung dari orang yang memiliki pengalaman dan perspektif dalam dunia bisnis. Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini, mereka tidak lagi takut mencoba,” ungkap Amirul Syafiq.

Ia menambahkan, program Entrepreneur MAN 1 Pekanbaru diharapkan tidak berhenti pada seminar motivasi. Semangat yang diperoleh dari kegiatan tersebut perlu diterjemahkan menjadi keberanian murid untuk melahirkan ide, membuat produk, membangun usaha kecil, hingga belajar mengelola sebuah bisnis.

Di hadapan peserta, Dr Sarli Rahman, ST, MM, membagikan motivasi sekaligus perspektif tentang bagaimana generasi muda dapat mulai membangun jiwa entrepreneur sejak bangku sekolah. Ia mendorong murid untuk tidak terlalu lama menunggu kondisi sempurna untuk memulai sebuah usaha.

Baginya, usia sekolah justru merupakan momentum terbaik untuk mencoba, bereksperimen, dan belajar dari kesalahan.

“Jangan menunggu menjadi hebat untuk memulai. Mulailah dari apa yang kalian punya, dari masalah yang kalian lihat di sekitar, kemudian cari solusi yang bisa memberikan nilai. Entrepreneur bukan tentang siapa yang paling banyak modalnya, tetapi siapa yang paling berani melihat peluang dan mengambil tindakan,” pesan Dr Sarli Rahman.

Melalui kolaborasi dengan Institut Bisnis Pelita Indonesia, Program Entrepreneur MAN 1 Pekanbaru berupaya menghadirkan pembelajaran kewirausahaan yang lebih kontekstual. Sebab, di tengah dunia yang terus berubah, murid tidak cukup hanya dipersiapkan untuk menjawab soal di ruang kelas, tetapi juga perlu dibekali kemampuan menciptakan jawaban atas tantangan kehidupan.(*)

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks