Kampung Pancasila Tidak Cukup Dinamakan, Harus Dijalankan: Koramil 04/KDR, Ini Pesan Babinsa
KUINDRA, Medialokal.co - Di Kampung Pancasila Sapat, nilai kebangsaan tidak dibacakan di podium. Ia dihidupkan lewat sapaan Babinsa, lewat obrolan di teras rumah, lewat janji kecil untuk saling menjaga
Koramil 04/Kuindra melaporkan kegiatan komunikasi sosial Babinsa di Kampung Pancasila, Kelurahan Sapat, Kecamatan Kuindra, Kabupaten Inhil. Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 10 Mei 2026 pukul 10.35 WIB oleh Serda Erwin Savitri. Komsos ini menjadi wujud kepedulian Babinsa terhadap masyarakat desa binaan.
Dalam komsos tersebut, Serda Erwin Savitri menyampaikan bahwa setiap warga negara Indonesia berkewajiban dan mempunyai hak yang sama dalam membela negaranya. Ia mengingatkan, bela negara tidak selalu berarti mengangkat senjata. Membela negara bisa dimulai dari menjaga kampung, menjaga kerukunan, dan menjaga nilai-nilai kebangsaan.
Babinsa juga menghimbau masyarakat agar selalu menjaga tali silaturahmi serta saling bertoleransi. Menurutnya, sikap itu merupakan cerminan dan sikap yang sesuai dengan norma serta budi pekerti Pancasila. “Kalau kita rukun, kampung kita kuat. Kalau kampung kuat, negara kita tidak mudah dipecah,” ujarnya.
Selain itu, Serda Erwin Savitri mengajak warga untuk selalu menjaga keamanan dan ketentraman di sekitar kampung. Ia menegaskan, lingkungan yang aman tidak datang dengan sendirinya. Ia harus dijaga bersama, dimulai dari kesadaran setiap warga. “Keamanan kampung adalah tanggung jawab kita semua. Babinsa hanya pendamping, tapi yang menentukan adalah warga,” katanya.
Kegiatan Komsos ini dilaksanakan sebagai wadah untuk menunjukkan kepedulian Babinsa terhadap masyarakat desa binaan, khususnya masyarakat di Kelurahan Sapat, Kecamatan Kuindra. Bagi Serda Erwin, kehadiran Babinsa di tengah warga adalah bentuk nyata bahwa negara tidak pernah jauh.
“Kampung Pancasila itu bukan hanya nama. Ia harus hidup dalam tindakan. Gotong royong, saling hormat, saling jaga. Kalau nilai itu kita jalankan, maka Pancasila bukan hanya dibaca, tapi dirasakan,” ujar Serda Erwin Savitri di sela kegiatan.
Ia menambahkan, toleransi dan silaturahmi adalah pondasi yang membuat bangsa ini berdiri. “Kalau kita sudah saling mengerti, tidak ada ruang untuk perpecahan. Itu yang harus kita jaga dari sekarang. Dari Sapat, untuk Indonesia,” tegasnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman dan tertib. Warga menyambut baik kehadiran Babinsa dan diskusi yang berlangsung hangat. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai laporan kepada Dandim 0314/Inhil, CC Kasdim dan Pasiterdim 0314/Inhil.
Di Kampung Pancasila Sapat, pagi itu selesai dengan satu pesan yang dibawa pulang warga. Bela negara dimulai dari menjaga kampung. Menjaga kampung dimulai dari menjaga hati. Dan Serda Erwin Savitri bersama Koramil 04/KDR akan terus hadir, agar nilai Pancasila tidak hanya dihafal, tapi dihidupi.(*)


Berita Lainnya
Babinsa Serda Darmadi: Gotong Royong Ringankan Beban dan Pererat Persaudaraan
Sertu Ramadhan Bersama Warga Lubuk Besar Perbaiki Jalan Desa Lewat Gotong Royong
Personil Polsek Gaung Cek Ternak Warga Dukung Ketahanan Pangan
Bhabinkamtibmas Desa Pungkat Sambangi Petani yang Sedang Melakukan Penanaman Cabe
Dukung Ketahanan Pangan Personel Polsek Enok berkolaborasi dengan Warga Binaannya Kelola Lahan Jadi Produktif
Babinsa Sertu Johansah: Pencegahan Lebih Baik daripada Memadamkan Kebakaran
Babinsa Serda Darmadi: Gotong Royong Ringankan Beban dan Pererat Persaudaraan
Sertu Ramadhan Bersama Warga Lubuk Besar Perbaiki Jalan Desa Lewat Gotong Royong
Personil Polsek Gaung Cek Ternak Warga Dukung Ketahanan Pangan
Bhabinkamtibmas Desa Pungkat Sambangi Petani yang Sedang Melakukan Penanaman Cabe
Dukung Ketahanan Pangan Personel Polsek Enok berkolaborasi dengan Warga Binaannya Kelola Lahan Jadi Produktif
Babinsa Sertu Johansah: Pencegahan Lebih Baik daripada Memadamkan Kebakaran