Bersama Warga, Polri Bersihkan Tanah: Aiptu Heriyanto, Kalau Lahan Produktif, Desa Tidak Akan Lapar


LAHANG - Di Lahang Baru, tanah seluas satu hektare itu sedang dibersihkan dengan hati-hati. Di atasnya, Polri dan warga bergotong royong, bukan untuk upacara, tapi untuk menanam harapan agar desa tidak lagi bergantung pada musim dan harga pasar

Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polri melalui Polsek Gaung melaksanakan kegiatan pembersihan lahan untuk penanaman jagung pipil di Desa Lahang Baru, Kecamatan Gaung. Kegiatan ini menjadi langkah awal sebelum tanah diolah dan benih jagung ditanam. Bagi Polsek Gaung, ketahanan pangan bukan slogan, tapi kerja nyata di ladang.

Kegiatan yang berlangsung dipimpin Ps. Kanit Binmas Aiptu Heriyanto serta melibatkan masyarakat setempat. Di bawah terik yang hangat, personel Polri dan warga bahu-membahu menyingkirkan semak, merapikan lahan, dan mempersiapkan tanah. Tidak ada jarak antara seragam dan sarung. Semua bergerak dengan satu tujuan, membuat lahan ini memberi hidup.

Berlokasi di Lahang Baru, Kecamatan Gaung, kegiatan difokuskan pada perawatan lahan seluas kurang lebih satu hektare. Lahan itu akan menjadi tempat pertama tumbuhnya jagung pipil. “Kalau satu hektare ini berhasil, desa akan punya contoh. Kalau desa punya contoh, warga lain akan ikut menanam,” ujar Aiptu Heriyanto.

Dalam pelaksanaannya, personel Polri tidak hanya melakukan pendampingan, tetapi juga memberikan dukungan langsung kepada warga dan pengelola lahan agar proses pemanfaatan lahan berjalan optimal dan berkelanjutan. Aiptu Heriyanto percaya, kehadiran Polri di ladang memberi semangat tersendiri. “Kami ingin warga merasa tidak sendiri. Kalau ada yang perlu dibantu, kami turun. Kalau ada yang perlu dikuatkan, kami temani,” katanya.

Ps. Kanit Binmas Aiptu Heriyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian dan peningkatan ekonomi warga. “Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. Bagi beliau, desa yang kenyang adalah desa yang tenang.

Di Lahang Baru, obrolan tentang pupuk, musim, dan hasil panen mengalir di sela kerja. Warga menceritakan pengalaman, Polri mendengarkan dan memberi dorongan. “Kami ingin pertanian di sini hidup. Kalau warga semangat, tanah pun ikut semangat. Jagung yang kita tanam hari ini, mungkin jadi jawaban untuk dapur warga besok,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada komando keras. Hanya ada kerja sama yang mengalir seperti air di pematang. Dari tangan-tangan yang bekerja, terasa bahwa negara hadir bukan hanya di kantor, tapi juga di tanah yang sedang dirawat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat serta mampu meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Gaung. Aiptu Heriyanto ingin Lahang Baru menjadi desa yang mandiri pangan. “Kalau kita rawat tanah, tanah akan rawat kita. Kalau kita jaga kebersamaan, desa ini akan kuat dari dalam,” katanya.

Di Lahang Baru, jagung belum ditanam, tapi harapan sudah tumbuh. Di atas tanah yang sedang dibersihkan, Polri dan warga sedang menanam keyakinan bahwa Indonesia bisa kenyang, dimulai dari satu hektare yang dirawat bersama.(*)





Loading...

[Ikuti Medialokal.co Melalui Sosial Media]