Ketahanan Pangan Menyentuh Tanah: Polsek GAS Pantau Kebun Ubi di Kuala Gaung

Foto : Briptu Pirima melaksanakan pengecekan kebun ketahanan pangan Desa Kuala Gaung

KUALA GAUNG – Di tengah terik pesisir, langkah Bhabinkamtibmas Kuala Gaung Briptu Pirima menembus bedengan kebun. Bukan untuk patroli biasa, melainkan untuk memastikan harapan warga tetap tumbuh: ubi. Kamis pagi, Briptu Pirima melaksanakan pengecekan kebun ketahanan pangan Desa Kuala Gaung, Kecamatan Gaung Anak Serka, Kabupaten Indragiri Hilir.

Kebun ubi itu bukan sekadar tanaman. Ia adalah wujud nyata program ketahanan pangan desa yang didampingi langsung oleh Polri. Daun-daunnya yang mulai melebar disapa satu per satu. Tanahnya digenggam, dicek kelembapannya. Briptu Pirima ingin memastikan tidak ada hama, tidak ada kendala, agar kelak ubi-ubi itu bisa sampai ke dapur warga.

Sebagai Bhabinkamtibmas, Briptu Pirima tak ingin hanya hadir saat ada masalah. Ia memilih hadir saat benih ditanam, saat daun mulai tumbuh, dan kelak saat panen tiba. “Kamtibmas itu juga soal perut warga. Kalau pangan aman, masyarakat tenang. Kalau masyarakat tenang, kampung juga aman,” ucapnya sambil mencabut rumput liar di sela tanaman ubi.

Kegiatan pengecekan ini adalah bagian dari dukungan Polsek Gaung Anak Serka terhadap Asta Cita Ketahanan Pangan Nasional. Ubi dipilih karena cocok dengan kondisi tanah Kuala Gaung, mudah dirawat, dan jadi sumber karbohidrat alternatif bagi warga pesisir.

Kapolsek Gaung Anak Serka IPTU Andri Purba menegaskan, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam sektor pangan adalah perintah langsung dari pimpinan. “Polri harus hadir dari hulu. Ketahanan pangan dimulai dari kebun. Briptu Pirima kami tugaskan untuk melekat, mendampingi warga, memastikan ubi di Kuala Gaung ini tumbuh subur sampai panen,” ujar IPTU Andri Purba.

Menurut IPTU Andri Purba, ubi punya makna lebih dari sekadar umbi. “Ini simbol kemandirian. Kalau desa bisa hasilkan pangannya sendiri, kita tidak gampang goyah kalau harga pasar naik. Dari kebun kecil di Kuala Gaung, kita sedang membangun ketahanan bangsa,” tambahnya.

Warga yang ikut merawat kebun mengaku senang didampingi Bhabinkamtibmas. Kehadiran Briptu Pirima membuat mereka lebih semangat. Ada yang bertanya soal pupuk, ada yang sekadar minta ditemani sambil mencangkul. Kebun jadi ruang silaturahmi baru antara polisi dan masyarakat.

IPTU Andri Purba juga berpesan agar perawatan dilakukan berkelanjutan. Penyiraman, pembersihan gulma, dan pemantauan hama harus rutin. “Jangan sampai semangat di awal tanam saja. Kawal sampai panen. Hasilnya untuk warga sendiri. Polri siap bantu pasarkan kalau panennya melimpah,” katanya.

Dari tanah Kuala Gaung, Polsek GAS menanam harapan. Dari daun ubi yang terus meninggi, tersimpan pesan Bhayangkara: mengayomi tidak selalu dengan senjata, tapi juga dengan cangkul, dengan keringat, dan dengan kepedulian pada apa yang dimakan rakyatnya.(*)





Loading...

[Ikuti Medialokal.co Melalui Sosial Media]