Pencarian

Bupati Siak Dorong Kepastian Nasib Guru Hingga ke Pemerintah Pusat

Rabu, 23 September 2026 • 19:19:26 WIB
Bupati Siak Dorong Kepastian Nasib Guru Hingga ke Pemerintah Pusat

SIAK,MEDIALOKAL.CO — Persoalan kesejahteraan dan kepastian status guru, khususnya tenaga pendidik yang selama ini mengabdi di wilayah terpencil, kembali menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Siak.

Bupati Siak Afni Zulkifli meminta Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tidak hanya menjadi wadah profesi, tetapi juga membawa berbagai aspirasi guru daerah hingga ke pemerintah pusat. Salah satunya menyangkut kepastian status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dan masa depan guru Non-ASN.

Pesan tersebut disampaikan Afni saat menghadiri Malam Ramah Tamah Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (PORSENIJAR) PGRI Tingkat Provinsi Riau di Balairung Datuk Empat Suku, Kompleks Rumah Rakyat, Siak, Selasa (22/9/2026) malam.

Menurut Afni, PORSENIJAR PGRI bukan sekadar menjadi ajang silaturahmi dan mempererat kebersamaan para guru. Lebih dari itu, momentum tersebut dinilai dapat menjadi ruang untuk menyuarakan berbagai persoalan yang masih dihadapi tenaga pendidik, terutama guru yang bertugas jauh dari pusat perkotaan dan pelosok kampung.

Afni berharap persoalan yang dihadapi para guru di daerah tidak berhenti di meja pemerintah kabupaten. Aspirasi tersebut, kata dia, perlu diperjuangkan bersama melalui organisasi profesi hingga menjadi perhatian pemerintah pusat.

“Kami menyampaikan hak-hak para guru, untuk kesejahteraan mereka, melalui PGRI untuk bersama-sama memperjuangkan di pusat,” ujar Afni.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah status PPPK Paruh Waktu. Afni berharap para guru yang saat ini berstatus PPPK Paruh Waktu memperoleh kepastian dan kesempatan untuk diangkat menjadi PPPK penuh waktu.

Selain itu, masih terdapat tenaga pendidik Non-ASN yang menunggu kejelasan mengenai masa depan pengabdian serta status kepegawaiannya.

Menurut Afni, persoalan tersebut tidak dapat sepenuhnya diselesaikan oleh pemerintah daerah. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi untuk mendorong kebijakan yang memberikan kepastian serta perlindungan terhadap masa depan para guru.

Ia menegaskan, perhatian terhadap kesejahteraan guru bukan hanya soal pendapatan. Lebih dari itu, kesejahteraan juga merupakan bentuk penghargaan terhadap pengabdian para guru dalam mendidik dan mempersiapkan generasi masa depan.

“Negeri kami termasuk negeri kaya, seharusnya guru-guru kami sejahtera. Masih banyak yang harus kita perjuangkan bersama,” kata Afni.

Afni menambahkan, Kabupaten Siak memiliki sumber daya dan potensi ekonomi yang besar. Karena itu, ia berharap kekuatan ekonomi daerah dapat memberikan manfaat yang lebih luas, termasuk terhadap peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Unifah Rosyidi menegaskan bahwa PGRI merupakan mitra strategis pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Karena itu, berbagai persoalan yang disampaikan Bupati Siak, termasuk menyangkut kepastian status dan kesejahteraan guru, akan menjadi bagian dari agenda perjuangan organisasi profesi tersebut.

“PGRI merupakan mitra strategis pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Dengan berbagai persoalan yang Ibu Bupati sampaikan, menjadi kewajiban kami untuk berjuang,” ujar Unifah.

Unifah juga menyoroti persoalan pengelolaan status PPPK. PGRI berharap pemerintah pusat dapat mengambil peran lebih besar dalam penanganan status PPPK, namun tetap memperhatikan kemampuan fiskal pemerintah daerah yang berkaitan dengan dana transfer ke daerah.

“Kami berharap status PPPK diambil alih pemerintah pusat, tetapi tidak mengurangi dana transfer ke daerah,” kata Unifah.**

 

Follow medialokal.co

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
redaksi02
Profil Penulis redaksi02

Editor: Rif

Lihat Profil

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks