Pencarian

Harga Emas Dunia Turun 0,52% ke US$ 4.264,9, Koreksi Dua Hari Beruntun

Jumat, 25 September 2026 • 07:21:01 WIB
Harga Emas Dunia Turun 0,52% ke US$ 4.264,9, Koreksi Dua Hari Beruntun
Harga emas dunia ditutup turun 0,52% ke US$ 4.264,9 per troy ons pada Kamis (24/9/2026).

MEDIALOKAL.CO — Harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.264,9 per troy ons pada Kamis (24/9/2026), turun 0,52% dibandingkan hari sebelumnya. Posisi tersebut menjadi yang terendah sejak 16 September atau lebih dari sepekan terakhir. Dalam dua hari berturut-turut, harga logam mulia ini sudah terpotong lebih dari 2%.

Koreksi harga emas global berlanjut. Logam mulia ini melemah dua hari beruntun setelah sebelumnya bertahan di level tinggi. Tekanan datang bukan dari faktor domestik, melainkan dari lonjakan harga minyak dunia yang mengubah peta sentimen pasar komoditas.

Pada Kamis (24/9/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.264,9 per troy ons. Angka itu turun 0,52% dibandingkan posisi hari sebelumnya. Level tersebut juga menjadi yang terendah sejak 16 September, menandai pelemahan lebih dari sepekan terakhir.

Selama dua hari terakhir, harga emas sudah terpotong lebih dari 2%. Koreksi ini terjadi setelah harga emas sempat bertahan di kisaran tinggi dalam beberapa sesi sebelumnya.

Lonjakan Harga Minyak Jadi Pemicu Utama

Penyebab utama pelemahan harga emas adalah lesatan harga minyak dunia. Pada perdagangan yang sama, harga minyak jenis brent melonjak 3% ke US$ 106,15 per barel.

Kenaikan harga minyak ini dipicu oleh perkembangan di Timur Tengah. Asa damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran memudar, sehingga pasar kembali memasukkan premi risiko geopolitik ke dalam harga minyak.

Ketika harga minyak melonjak, investor cenderung mengalihkan sebagian dana ke aset energi dan meninggalkan emas sebagai aset safe haven. Pola ini lazim terjadi dalam perdagangan komoditas jangka pendek.

Posisi Jual atau Beli di Tengah Koreksi?

Bagi investor emas, koreksi dua hari berturut-turut ini memunculkan pertanyaan klasik: apakah ini saatnya menjual untuk mengunci keuntungan, atau justru momentum membeli di harga lebih rendah?

Harga emas yang turun ke US$ 4.264,9 per troy ons masih berada di level historis yang tinggi. Koreksi 2% dalam dua hari belum mengubah tren jangka panjang logam mulia ini secara signifikan.

Namun, tekanan dari harga minyak bisa berlanjut jika ketegangan di Timur Tengah tidak mereda. Pasar akan mencermati perkembangan diplomasi AS-Iran dalam beberapa hari ke depan untuk menentukan arah harga emas selanjutnya.

Dampak ke Pasar Domestik

Pelemahan harga emas dunia biasanya diikuti penyesuaian harga emas batangan di pasar domestik. Produsen dan pedagang emas dalam negeri umumnya merespons pergerakan harga spot global dengan jeda satu hingga dua hari.

Bagi masyarakat yang berencana membeli emas untuk investasi jangka panjang, koreksi seperti ini sering dimanfaatkan sebagai titik masuk. Sementara bagi yang sudah memegang emas sejak harga lebih rendah, keputusan menjual bergantung pada target keuntungan masing-masing.

Yang perlu dicatat, pergerakan harga emas dalam sepekan terakhir masih dipengaruhi dinamika global, terutama harga minyak dan situasi geopolitik. Investor disarankan memantau kedua faktor tersebut sebelum mengambil posisi jual atau beli.

Sumber: bloombergtechnoz.com

Follow medialokal.co

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks