Viral Video SBY Suruh Coblos Paslon Jokowi-Amin, Ini Deretan Faktanya!
MEDIALOKAL.CO - Viral di media sosial video yang menampilkan Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY mendukung pasangan nomor urut 1. Video itu dinarasikan seolah-olah SBY mendukung pasangan nomor urut 1 di Pilpres 2019, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Seperti yang diunggah fanpage "Nyinyir Jokowi" di Facebook. Dalam postingan yang sudah dibagikan lebih 1.360 kali per tangkapan layar ini dibuat, juga dilengkapi dengan narasi, sebagai berikut:
"Waduh pak SBY kok gitu sih, suruh coblos nomor 01 @Jokowi Amin.
Kasihan kan pak, ada yang akan punah.
#OrangBaikPilihJokowi
#JokowiLagi
#01_IndonesiaMaju".
Hasil penelusuran yang dilakukan Aribowo Sasmito, Co-Founder, Head of Fact Checker Committee di Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia) menyimpulkan, bahwa informasi tersebut merupakan konten yang dimanipulasi. Dimana ketika informasi atau gambar yang asli dimanipulasi untuk menipu.
Bisa juga dikategorikan konten yang salah. Dimana ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah. "Jadi, video itu diedarkan mendekati pemilihan presiden, untuk membangun premis bahwa SBY mendukung pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 1," jelas Aribowo, Sabtu (23/2/2019).
Ia menjelaskan, video yang dibagikan akun Nyinyir Jokowi itu sudah melalui proses penyuntingan. Dimana durasi video asli adalah 0:30 (30 detik), bukan 0:14 (14 detik) seperti yang digunakan oleh akun Nyinyir Jokowi.
Video aslinya dapat dilihat di channel YouTube "Relawan 1Nusa" (http://bit.ly/2I4pwjf) dengan judul: "DUKUNGAN PAK SBY ... Nomor 1 Pilihan Kita Kalimantan Selatan". Video ini sudah dipublikasikan sejak 30 November 2015. Dideskripsinya juga ditulis "Nomor 1 Pilihan Kita".
"Pada intinya, ini pelintiran daur ulang. Konteks video sesungguhnya adalah dukungan ke pasangan Cagub dan Cawagub Kalimantan Selatan pada tahun 2015, bukan dukungan ke Jokowi seperti premis yang dibangun oleh pembuat postingan," tegasnya.
Dalam debunk yang dibuat Aribowo ini, dia juga melampirkan artikel referensi dari wikipedia tentang Pemilihan Umum Gubernur Kalimantan Selatan 2015. Yang petikannya sebagai berikut:
Pemilihan Umum Gubernur Kalimantan Selatan 2015 akan dilaksanakan pada 9 Desember 2015 untuk memilih Gubernur Kalimantan Selatan periode 2016-2021.
Terdapat tiga pasang kandidat yang bertarung pada pilgub Kalsel 2015. Yaitu pasangan Zairullah Azhar dan Muhammad Safi'i yang diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrat, dan Partai Nasional Demokrat (NasDem).
Pasangan Muhidin dan Gusti Farid Hasan Aman yang maju melalui jalur independen. Serta pasangan Sahbirin Noor dan Rudy Resnawan yang diusung oleh Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Golongan Karya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Untuk diketahui, pada 2018, konten manipulasi dan salah ini juga pernah diedarkan dengan tujuan yang sama.
Sumber: okezone.com


Berita Lainnya
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing
GMNI Desak KPK Usut August Mellaz dan 4 Komisioner KPU: Jet Pribadi Rp90 Miliar Indikasi Korupsi Terstruktur
Hadapi Ancaman Sinkhole, PLN Bergerak Cepat Amankan SUTT 150 kV Bireuen-Peusangan
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing
GMNI Desak KPK Usut August Mellaz dan 4 Komisioner KPU: Jet Pribadi Rp90 Miliar Indikasi Korupsi Terstruktur
Hadapi Ancaman Sinkhole, PLN Bergerak Cepat Amankan SUTT 150 kV Bireuen-Peusangan