TANAH MERAH - Di usia Republik yang ke-81, SMA Negeri 1 Tanah Merah kembali membuktikan bahwa semangat kemerdekaan tidak pernah padam. Melalui barisan rapi, dentuman drum, dan tawa dalam lomba, para siswa dengan khidmat merayakan hari lahirnya bangsa.

Kepala SMA Negeri 1 Tanah Merah, Endri Sapta, S.Pd., M.Pd., mengatakan peringatan HUT RI tahun ini menjadi cermin. Cermin bagi generasi muda untuk mengingat pengorbanan para pendahulu, sekaligus meneguhkan janji untuk menjaga persatuan.

“Bagi kami, 17 Agustus bukan sekadar tanggal di kalender. Ini adalah hari untuk menundukkan kepala, mengingat jasa pahlawan, dan mengangkat kepala kembali dengan dada membusung membawa Merah Putih,” ujarnya penuh haru.

Wujud cinta itu nyata di lapangan upacara. Siswa-siswi pilihan SMAN 1 Tanah Merah dipercaya mengemban tugas suci sebagai anggota Paskibra dan Barisan 45 Paskibraka. Dengan langkah tegap dan tatap lurus ke depan, mereka mengibarkan Sang Saka Merah Putih di hadapan seluruh masyarakat Tanah Merah.

Kemeriahan juga digaungkan lewat nada. Grup Drum Band SMAN 1 Tanah Merah mengiringi rangkaian kegiatan dengan semangat. Setiap dentuman genderang seolah mengingatkan kembali pada kobaran semangat juang ‘45 yang tidak boleh padam.

Tidak berhenti di upacara, siswa dan guru juga turun langsung memeriahkan berbagai perlombaan yang digelar Pemerintah Kecamatan Tanah Merah. Di sekolah, halaman yang biasanya tenang berubah menjadi arena sportivitas, tawa, dan kekompakan.

Bagi Endri Sapta, semua ini adalah pendidikan yang tidak tertulis di buku. Di sinilah karakter ditempa. Di sinilah nasionalisme ditanam.
“Partisipasi siswa bukan hanya untuk memeriahkan. Ini adalah sekolah kehidupan. Dari sinilah lahir generasi yang kompak, disiplin, kreatif, dan yang paling penting: mencintai negerinya,” tegasnya.

Kolaborasi erat dengan Pemerintah Kecamatan Tanah Merah menjadi bukti bahwa membangun bangsa tidak bisa sendiri. Sekolah, pemerintah, dan masyarakat harus bergandeng tangan, agar api semangat kemerdekaan terus menyala di dada anak-anak muda.

“SMAN 1 Tanah Merah — Semangat Kemerdekaan, Semangat Persatuan, Semangat Prestasi,” pungkas Endri Sapta. 
Sebuah janji bahwa selama Merah Putih masih berkibar, selama itu pula semangat untuk menjaga Indonesia akan terus hidup di Tanah Merah.(*)

Reporter: Redaksi