Pasca-Gempa NTT, Pelindo Jaga Operasional Pelabuhan Maumere: 846 Penumpang KM Tidar Tetap Terlayani

KM Tidar bersandar di Pelabuhan Maumere pada Rabu (19/8/2026) malam dengan 846 penumpang yang dilayani normal pasca-gempa NTT.
Penulis: Fajar
Jumat, 21 Agustus 2026 | 11:28:01 WIB

Pelindo bergerak cepat memulihkan kepercayaan publik atas layanan kepelabuhanan di kawasan Flores. Meski sejumlah fasilitas sempat terdampak getaran gempa, perusahaan memastikan keselamatan tetap menjadi prioritas utama tanpa menghentikan arus barang dan orang.

Prioritas Keselamatan di Tengah Pemulihan Fasilitas

General Manager Pelindo Cabang Maumere, Angga Adi Prebawa, menegaskan bahwa seluruh aktivitas kepelabuhanan terus dipantau secara ketat. Pihaknya berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan setiap pelayanan berjalan aman dan terukur.

"Operasional Pelabuhan Maumere tetap berjalan. Kami terus melakukan pemantauan terhadap kondisi fasilitas dan memastikan pelayanan kepelabuhanan tetap memperhatikan aspek keselamatan bagi pengguna jasa maupun seluruh petugas di lapangan," kata Angga dalam keterangan resminya.

846 Penumpang KM Tidar Terlayani, Logistik Semen Tetap Lancar

Bukti nyata keberlangsungan operasional terlihat pada Rabu (19/8/2026) malam. KM Tidar bersandar pukul 23.51 WITA dan aktivitas naik-turun penumpang berjalan normal, dengan total 846 penumpang yang dilayani pada hari itu.

Di sektor logistik, Pelindo Maumere juga memproses bongkar muat untuk dua kapal general cargo, yakni KM NTT Sejahtera dan KM Kencana yang mengangkut komoditas semen. Layanan peti kemas pun tetap berjalan guna menjaga kelancaran arus distribusi di wilayah Flores.

Pelabuhan ini juga menjadi simpul vital bagi pelayanan publik. Kapal perintis KM Maloli dan kapal kepolisian Kasturi yang membawa bantuan untuk masyarakat Kabupaten Sikka turut dilayani tanpa hambatan berarti.

Peran Strategis Pelabuhan Maumere untuk Flores

Pelabuhan Maumere bukan sekadar titik transit, melainkan urat nadi ekonomi dan mobilitas warga di Pulau Flores. Keberlangsungan operasionalnya pasca-bencana menjadi kunci percepatan pemulihan daerah.

Pelindo Sub Regional Bali Nusra menegaskan komitmennya untuk mendukung pemulihan pascagempa dengan menjaga layanan tetap prima. Perusahaan memastikan setiap aktivitas operasional dilaksanakan berdasarkan kondisi teknis di lapangan, dengan keselamatan pengguna jasa, pekerja, dan seluruh pihak di kawasan pelabuhan sebagai pertimbangan utama.

Langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat yang menginginkan konektivitas daerah terdampak bencana tidak terputus, baik untuk distribusi bantuan maupun pemulihan roda ekonomi masyarakat.

Reporter: Fajar