Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.740.000 per Gram, Kenaikan Sabtu Belum Berlanjut
MEDIALOKAL.CO — Mengutip laman resmi Logam Mulia pada pukul 06.00 WIB, tidak ada perubahan harga yang tercatat untuk seluruh ukuran emas batangan dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu. Kondisi ini menandakan pasar logam mulia domestik cenderung wait and see di awal pekan.
Berikut rincian harga emas batangan Antam pada Senin (24/8/2026) pukul 06.00 WIB:
- 0,5 gram: Rp1.420.000
- 1 gram: Rp2.740.000
- 2 gram: Rp5.420.000
- 3 gram: Rp8.105.000
Kenaikan Sabtu Masih Bertahan, Sentimen Pasar Global Jadi Kunci
Kenaikan Rp15.000 per gram yang terjadi pada Sabtu lalu menjadi pendorong utama harga saat ini. Pergerakan ini sejalan dengan fluktuasi harga emas dunia yang merespons data ekonomi Amerika Serikat dan pergerakan dolar AS.
Para pelaku pasar biasanya mencermati harga emas dunia sebagai acuan penetapan harga jual Antam. Ketika harga acuan global menguat, harga jual emas batangan dalam negeri cenderung ikut terangkat pada perdagangan berikutnya.
Apa Artinya bagi Calon Pembeli dan Investor?
Bagi investor yang membeli emas batangan sebagai aset lindung nilai, harga yang stagnan berarti tidak ada perubahan nilai investasi dibandingkan posisi akhir pekan. Namun, perlu diingat bahwa harga jual kembali (buyback) Antam biasanya berada di bawah harga jual, sehingga selisih tersebut menjadi pertimbangan bagi investor jangka pendek.
Untuk pembelian, Antam menerapkan pajak penghasilan (PPh) final sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 0,9 persen bagi yang tidak memiliki NPWP. Pajak ini berlaku untuk pembelian emas batangan di atas 10 gram melalui mitra resmi.
Adapun harga emas dunia pada perdagangan Senin pagi masih menjadi perhatian utama. Jika sentimen pelemahan dolar AS berlanjut, bukan tidak mungkin harga emas Antam kembali mengalami penyesuaian pada perdagangan Selasa (25/8/2026).
Investasi mengandung risiko. Calon pembeli disarankan memantau pergerakan harga secara berkala dan mempertimbangkan tujuan investasi sebelum melakukan transaksi.