SMA Negeri 9 Pekanbaru Pilih Daring Saat Udara Belum Aman
PEKANBARU, MEDIALOKAL.CO — Daripada memaksakan kehadiran siswa di tengah udara yang masih pekat berasap, SMA Negeri 9 Pekanbaru memilih bertindak aman: terhitung Rabu, 26 Agustus 2026, seluruh kegiatan pembelajaran resmi dialihkan sepenuhnya ke sistem daring. Keputusan ini diambil sebagai langkah perlindungan nyata sekaligus menindaklanjuti Surat Edaran Plt. Gubernur Riau Nomor 100.3.4/17/SETDA/2026.
Kepala SMA Negeri 9 Pekanbaru, Dra. Darmina, M.Pd., menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan siswa selalu menjadi prioritas utama, tidak boleh dikorbankan demi kehadiran fisik di sekolah.
"Kondisi udara di sekitar wilayah sekolah masih belum membaik dan belum layak untuk aktivitas tatap muka seharian. Kami tidak ingin membiarkan siswa terpapar asap terus-menerus. Mulai hari ini, pembelajaran dilaksanakan secara daring sampai kondisi membaik," ujar Dra. Darmina.
Seluruh kegiatan belajar mengajar tetap berjalan sesuai jadwal yang berlaku, hanya saja dilaksanakan dari rumah masing-masing. Guru diarahkan memastikan materi tersampaikan dengan baik, memantau kehadiran secara daring, serta memberikan beban tugas yang wajar dan tidak berlebihan.
Dra. Darmina menambahkan kebijakan ini akan dievaluasi setiap hari. Sekolah akan segera kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka begitu kualitas udara sudah layak dan aman, serta sesuai arahan resmi pemerintah.
Langkah yang diambil SMA Negeri 9 Pekanbaru ini semakin menunjukkan bahwa satuan pendidikan di Kota Pekanbaru semakin berani bertindak cepat dan mandiri selama payung hukum sudah ada, tanpa harus menunggu petunjuk teknis yang lambat turun.