Polisi Patroli Serentak di SPBU Berbagai Daerah, Awasi BBM Subsidi 19 September 2026
MEDIALOKAL.CO — Kepolisian Republik Indonesia menggelar patroli serentak di sejumlah SPBU di berbagai daerah pada Sabtu (19/9/2026) untuk mengawasi penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi. Pengawasan menyasar kepatuhan pengelola SPBU, kecocokan barcode QR pembeli, hingga keamanan area SPBU pada malam hari. Wilayah yang dipantau antara lain Ngawi dan Blitar di Jawa Timur serta Sangatta Utara di Kalimantan Timur.
Pengawasan berlangsung di beberapa wilayah hukum, mencakup Kabupaten Ngawi dan Kota Blitar di Jawa Timur, serta Sangatta Utara di Kalimantan Timur. Setiap daerah memakai pendekatan berbeda sesuai persoalan yang hendak dicegah.
Pengawasan Distribusi di Ngawi
Satreskrim Polres Ngawi menerjunkan personel untuk memantau langsung proses distribusi BBM di area SPBU. Fokus pengawasan adalah kepatuhan pengelola terhadap regulasi penyaluran barang bersubsidi.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kasat Reskrim AKP Pras Ardinata menyatakan pengawasan dilakukan agar BBM subsidi benar-benar dinikmati kelompok yang berhak.
"Pengawasan ini kami lakukan untuk memastikan BBM subsidi disalurkan sesuai ketentuan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang memang berhak. Kami juga mengimbau pengelola SPBU untuk selalu mematuhi aturan yang berlaku," ujar AKP Pras Ardinata.
Pemeriksaan Barcode QR di Sangatta Utara
Polsek Sangatta Utara menggelar penertiban dengan sasaran khusus: kesesuaian penggunaan barcode QR dalam transaksi BBM subsidi. Petugas bersiaga di barisan antrean untuk mencocokkan barcode pelanggan dengan dokumen kendaraan.
Pemeriksaan dilakukan secara humanis. Langkah ini untuk mengantisipasi kecurangan pengisian BBM bersubsidi oleh oknum yang memakai data identitas atau kendaraan tidak valid, sekaligus menjaga agar kuota subsidi tidak disalahgunakan.
Patroli Malam di Blitar
Anggota Polsek Nglegok, Polres Blitar Kota, menggelar patroli dialogis malam hari di sejumlah SPBU wilayah hukumnya. SPBU dinilai sebagai titik vital aktivitas masyarakat yang beroperasi 24 jam, sehingga rawan gangguan kriminalitas.
Patroli dipimpin Kanit Samapta Aiptu Nurindra Yoga. Petugas memberikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada operator SPBU dan warga yang beraktivitas malam hari.
"Patroli malam akan terus kami tingkatkan, terutama di lokasi yang memiliki aktivitas masyarakat hingga malam hari, salah satunya SPBU. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera menghubungi petugas kepolisian apabila membutuhkan bantuan," tutur Aiptu Nurindra Yoga.
Apa Artinya bagi Pembeli BBM Subsidi
Pemeriksaan barcode QR menyasar kecocokan antara identitas pembeli dan kendaraan yang mengisi BBM bersubsidi. Pembeli yang memakai data tidak valid berpotensi ditertibkan petugas di lokasi.
Pengelola SPBU juga diingatkan mematuhi aturan penyaluran barang bersubsidi. Rangkaian patroli di tiga wilayah itu disebut sebagai bentuk pengawalan ketersediaan energi bersubsidi bagi rakyat, sekaligus pengamanan area vital dari potensi gangguan kriminalitas.
Masyarakat yang menemukan dugaan penyalahgunaan BBM subsidi dapat melaporkannya ke kantor polisi terdekat atau kanal pengaduan resmi kepolisian. Waspadai pihak yang menawarkan jasa pengurusan barcode atau kuota BBM dengan imbalan uang, karena praktik semacam itu tidak memiliki dasar aturan.