Pencarian

KIW Percepat Integrasi Ekosistem Danareksa, Siapkan Ekspansi Pabrik Siap Pakai

Minggu, 20 September 2026 • 06:41:01 WIB
KIW Percepat Integrasi Ekosistem Danareksa, Siapkan Ekspansi Pabrik Siap Pakai
PT KIW mempercepat integrasi ekosistem kawasan industri di bawah holding Danareksa.

MEDIALOKAL.CO — PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) mempercepat integrasi ekosistem bisnis antar-kawasan industri di bawah holding PT Danareksa (Persero) untuk meningkatkan daya saing investasi nasional. Langkah ini diambil seiring perayaan HUT ke-38 perusahaan yang diperingati pada 7 Oktober 2026. Integrasi ini dinilai akan memperkuat posisi tawar Indonesia dalam menarik investor asing yang selama dua tahun terakhir mendominasi masuknya tenant baru.

Direktur Utama KIW Rezza Arief Budy Artha menegaskan bahwa keberadaan holding Danareksa menjadi pemicu utama percepatan integrasi bisnis antar-kawasan industri. Menurutnya, variasi karakter kawasan di Indonesia memberi keunggulan kolektif yang tidak dimiliki negara lain.

"Kita gak boleh ketinggalan, itu pertama. Yang kedua dengan berbagai macam kawasan yang ada ini saya kira juga akan menjadi menarik bagi calon investor," ujarnya pada Sabtu (19/9/2026).

Variasi Karakter Kawasan Jadi Daya Tarik Investor

Rezza menjelaskan bahwa investor kini dapat memilih lokasi sesuai kebutuhan operasional spesifik. Mulai dari kedekatan dengan pelabuhan, rencana pembangunan dry port, hingga pasokan listrik berkapasitas ratusan megawatt.

Kawasan Semarang dan sekitarnya menawarkan ketersediaan tenaga kerja melimpah dengan upah yang masih kompetitif. Kombinasi ini memperkuat posisi tawar KIW terhadap kawasan industri di negara lain.

"Jadi orientasinya memang sudah melihat tidak cuma dalam konteks Jawa Tengah apalagi Semarang. Justru itu menjadi alasan kenapa ada pembentukan holding, karena arahnya adalah kita ini menyatukan resource kita, untuk sharing sumber daya satu sama lain," kata Rezza.

Integrasi Rantai Pasok Tekan Biaya Manufaktur

Dari sisi operasional, KIW berfokus meningkatkan integrasi rantai pasok antar-tenant. Direktur Pengembangan dan Operasional KIW Sugeng Riyanto mengungkapkan bahwa integrasi bahan baku antar-pabrik dalam kawasan menciptakan efisiensi produksi yang tinggi.

"Harapannya dengan tenan 1 produksi A, tenan 2 ternyata butuh bahan baku itu, maka ekosistemnya masuk. Harapannya ini benar-benar tumbuh bersama dengan biaya yang efisien untuk tenan-tenan, sehingga selain bermanfaat untuk tenan eksisten juga akan membawa tenan-tenan baru, karena memang ekosistemnya sudah ada di dalam kawasan ini," tutur Sugeng.

Realisasi investasi di KIW saat ini didominasi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 60% dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar 40%. Investor asing mendominasi seluruh masuknya tenant baru dalam 2 tahun terakhir.

Ekspansi Bangunan Pabrik Siap Pakai

Pada momentum HUT ke-38, KIW menyiapkan ekspansi Bangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP). Fasilitas yang sudah ada saat ini mencakup BPSP seluas 61.940 m² dan lahan siap bangun 250 hektare.

"Kami tetap merencanakan ada tambahan Bangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP), karena memang BPSB itu sangat diminati oleh calon-calon investor yang akan masuk ke dalam KIW," ungkap Sugeng.

Permintaan terhadap BPSP datang dari investor yang ingin mempercepat operasional tanpa harus membangun dari nol. Fasilitas ini memangkas waktu tunggu dan risiko konstruksi yang sering menjadi pertimbangan utama perusahaan multinasional.

Keberlanjutan Sosial di Sekitar Kawasan

KIW menjaga keseimbangan keberlanjutan melalui kontribusi sosial kepada masyarakat sekitar kawasan. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT KIW (Persero) Yogi Putra Wijaya menegaskan bahwa pertumbuhan usaha harus memberikan nilai tambah lingkungan.

"Bagi KIW, keberlanjutan perusahaan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian kinerja bisnis, tetapi juga dengan bagaimana perusahaan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan. Kegiatan seperti sembako murah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan donor darah merupakan bentuk nyata komitmen kami untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekitar," papar Yogi.

Dengan integrasi di bawah Danareksa, KIW berpeluang menyatukan sumber daya antar-kawasan untuk saling melengkapi. Kawasan dengan keunggulan logistik bisa dipadukan dengan kawasan yang kuat dari sisi tenaga kerja atau energi. Strategi ini menjadi jawaban atas persaingan kawasan industri di Asia Tenggara yang semakin ketat.

Sumber: semarang.bisnis.com

Follow medialokal.co

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks