Bupati Siak Dukung Gerakan Menghafal Alquran Metode Rabbani
PEKANBARU - Membumikan Alquran di Bumi melayu ini nampaknya tidak sulit. Jika masyarakat mau meluangkan waktu untuk menghafal 1 sampai 10 ayat dalam sehari.
Bupati Siak, Syamsuar menyebutkan pelatihan menghafal Alquran yang dibuat yayasan Pendidikan Masyarakat Madani Riau di hotel Alfa Pekanbaru, Minggu (141/2018) ini patut untuk dicontoh umat muslim di Riau ini.
Pelatihan menghafal quran, dengan mengaplikasikan metode khusus yang disebut dengan metode rabbani yang dikembangkan untuk semua golongan umur dan profesi.
Secara pribadi, Syamsuar sangat mendukung gerakan Riau menghafal Alqurab ini. “Sesuai namanya, gerakan Riau Menghafal harus menjadi milik masyarakat Riau. Harus lebih banyak masyarakat yang terlibat dalam gerakan ini," kata Syamsuar.
Saat ini putera-puteri Negeri Istana memiliki banyak akses lembaga pendidikan formal dan informal untuk menjadi seorang hafidz dan hafidzah.
Diantaranya melalui keberadaan rumah tahfidz, pondok pesantren di setiap kecamatan, MAN Insan Cendikia, dan gerakan maghrib mengaji di Masjid dan Mushalla serta rumah-rumah warga.
Kedepan ia ingin konsep pengembangan Alquran yang telah dikembangkan di Kabupaten Siak, juga bisa dipraktekan masyarakat Riau melalui aplikasi metode Rabbani “Dengan metode ini InsyaAllah semua bisa jadi penghafal Qur’an,” tutupnya.
Selanjutnya, Ketua Yayasan Madani Riau dan pembina MTS Tahfids Internasional Rabbani Ustaz Isran Bidin menyebutkan melalui teori dan praktek menghafal Alquran yang dikembangkan tersebut, para peserta diharapkan mampu menghafal 4-10 halaman perhari.
Bupati Siak H Syamsuar tadi terlihat antusias mengikuti kegiatan bertujuan membumikan Alquran di tengah masyarakat tersebut.
Sebagai bentuk dukungan, ia turut mempraktekkan teori yang diajarkan dalam pelatihan yang dihadiri sekitar 200 peserta dari seluruh kalangan masyarakat dari berbagai Kabupaten dan Kota se-Provinsi Riau itu.
“Pak Syam, tadi berkesempatan mempraktekkan metode Rabbani, beliau bahkan mampu menghafal sebaris ayat Al-Qur’an dalam tempo waktu kurang dari dua menit” katanya.
“Selama ini tahfiz kan lebih populer dikalangan santri di pondok pesantren dan rumah tahfiz. Melalui 6 langkah Metode Rabbani, kedepan kita ingin gerakan menghafal Alquran menjadi tren bagi semua kalangan masyarakat Riau,” jelas hafiz asal Kuntu Kampar Kiri ini.
Untuk itu lanjut Isran Bidin, diharapkan banyak dukungan pihak untuk terus menghidupkan gerakan Riau menghafal yang ditaja sekali dalam sebulan.
“Kami melihat ada kesamaan visi dari gerakan Riau Menghafal ini dengan apa yang menjadi perhatian Pak Syamsuar, beliau bahkan cerita ingin mengirim utusan anak-anak Siak untuk mengikuti pelatihan Riau Menghafal Jilid 4 Bulan Februari mendatang. Terimakasih atas perhatian dan kehadiran Pak Syam dan DR Alwizar pada acara ini," sebutnya.(GoRiau.com)


Berita Lainnya
BKAD Inhil Jelaskan Tahapan Penyusunan APBD 2026, Rincian Anggaran OPD Masih dalam Proses Finalisasi
Polsek Tempuling Sediakan Cek Kesehatan Gratis di Pos Pelayanan Lebaran 2026 untuk Pemudik
Petugas Pos Pelayanan Laksanakan Pengamanan Kedatangan Kapal di Pelindo Tembilahan Berjalan Aman Ops Ketupat Lancang Kuning 2026
Dentuman Meriam Buluh Meriahkan Malam Ramadan di Kota Siak
Babinsa Koramil 04/Kuindra, Komsos Ini Wujudkan Rasa Aman dan Nyaman bagi Masyarakat
Babinsa Koramil 04/KDR Rutin Laksanakan Patroli Tapal Batas di Desa Perigi Raja
BKAD Inhil Jelaskan Tahapan Penyusunan APBD 2026, Rincian Anggaran OPD Masih dalam Proses Finalisasi
Polsek Tempuling Sediakan Cek Kesehatan Gratis di Pos Pelayanan Lebaran 2026 untuk Pemudik
Petugas Pos Pelayanan Laksanakan Pengamanan Kedatangan Kapal di Pelindo Tembilahan Berjalan Aman Ops Ketupat Lancang Kuning 2026
Dentuman Meriam Buluh Meriahkan Malam Ramadan di Kota Siak
Babinsa Koramil 04/Kuindra, Komsos Ini Wujudkan Rasa Aman dan Nyaman bagi Masyarakat
Babinsa Koramil 04/KDR Rutin Laksanakan Patroli Tapal Batas di Desa Perigi Raja