Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Pekanbaru Mudahkan Warga Urus PBG, Wako Resmikan Sip Aman
Oalah! Kabur Lewat Jalan Buntu, Jambret HP Ini Babak Belur Diamuk Warga
MEDIALOKAL.CO - Helmi Rizal (25) warga Tegalsari Surabaya merintih kesakitan lantaran dihadiahi bogem mentah warga Kupang Gunung Sawahan, Surabaya, Minggu (19/4/2020) dini hari. Warga geram atas ulahnya yang nekat menjambret sebuah ponsel merek Xiaomi milik warga Sidoarjo, Sapri (22) di Jalan Dukuh kupang, Putat Jaya, Sawahan, Surabaya.
Kanitreskrim Polsek Sawahan Iptu Ristitanto menerangkan, Helmy tidak beraksi seorang diri. Pemuda yang tak jelas pekerjaannya itu, melancarkan aksinya dengan seorang rekannya, yang kini sedang buron diburu polisi.
"Korban berhenti di jalan itu, untuk chat WhatsApp (WA) dengan ponselnya," katanya, Minggu (19/4/2020).
Mulanya, ungkap Ristitanto, Helmy dan rekannya yang berboncengan menunggangi motor Honda Beat melintas di kawasan Jalan Dukuh kupang.
Di tengah perjalanan, dua kawanan itu melihat Sapri atau korban, tengah asyik memainkan ponsel Xiaominya.
Melihat itu, akal bulus keduanya pun mulai bermain.
Mereka lantas mendekati Sapri, tanpa tedeng aling-aling, Helmy yang bertindak sebagai eksekutor penjambretan, langsung menggasak ponsel ditangan Sapri.
Kemudian melarikan diri, dengan menggeber kencang-kencang motor yang mereka tunggangi.
"Mereka datang merampas ponsel, lalu kabur," jelasnya.
Kedua belah pihak sempat terlibat aksi pengejaran.
Entah karena Helmy dan rekannya tak paham medan jalan pemukiman yang dilaluinya.
Ternyata ternyata mereka malah terjebak di sebuah gang buntu yang berlokasi di kawasan Jalan Kupang Gunung, dan disergap warga yang geram lalu menghadiahi mereka pukulan.
"Sayangnya, teman pelaku lainnya berhasil kabur (lolos dari sergapan warga)," tuturnya.
Saat diinterogasi, ungkap Ristitanto, Helmy bersama rekannya yang berhasil kabur itu baru sekali menjalankan aksinya.
"Baru sekali pengakuannya," ujar Risti.
Kepada penyidiknya, ungkap Ristitanto, Helmy mengaku berencana menjualnya untuk kebutuhan hidup.
"Buat makan dia," pungkasnya.(*)
Sumber berita : Suryamalang.com


Berita Lainnya
Polres Inhil Gandeng Bidlabfor Polda Riau, Selidiki Dugaan Ledakan Pipa Gas PT TGI
Sempat Melarikan Diri Saat Digerebek di Belantaraya, Akhirnya DA Berhasil di Tangkap di Batam
Tiga Eks Pejabat Inhil Terbukti Korupsi, MA Batalkan Putusan Bebas
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp3 Miliar
Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Perempuan Pengedar Shabu dan Ekstasi Ditangkap
Enam Pelaku Illegal Logging Ditangkap di Hutan, Polres Inhil Resmi Tetapkan Tersangka
Polres Inhil Gandeng Bidlabfor Polda Riau, Selidiki Dugaan Ledakan Pipa Gas PT TGI
Sempat Melarikan Diri Saat Digerebek di Belantaraya, Akhirnya DA Berhasil di Tangkap di Batam
Tiga Eks Pejabat Inhil Terbukti Korupsi, MA Batalkan Putusan Bebas
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp3 Miliar
Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Perempuan Pengedar Shabu dan Ekstasi Ditangkap
Enam Pelaku Illegal Logging Ditangkap di Hutan, Polres Inhil Resmi Tetapkan Tersangka