Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Pekanbaru Mudahkan Warga Urus PBG, Wako Resmikan Sip Aman
Digerebek Selingkuh dengan Bini Orang di Hotel, Kades: Saya Malu, Keluarga Hancur
TEMBILAHAN, Medialokal.co - Oknum Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Air Padang Kabupaten Bengkulu Utara pada Selasa siang (21/4/2020) kedapatan tengah berduaan dengan warganya yang telah bersuami di salah satu hotel di bilangan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah.
Hebohnya lagi, penggerebekan di hotel tersebut dilakukan oleh SU selaku suami wanita atau selingkuhannya itu sendiri bersama empat temannya warga desa yang sama, sekira pukul 11.00 WIB.
Tentu saja aksi penggerebekan tersebut membuat terkejut penghuni hotel saat itu.
Pasca penggerebekan hari itu, Kades yang bersangkutan kepada awak media mengakui perbuatannya dan sangat menyesali perbuatannya. Sang Kades pun mengaku siap menerima segala bentuk konsekuensi dari perbuatanya.
“Saya sudah malu sekali, dan benar-benar hancur. Mulai dari pekerjaan saya dan amanah yang diemban hingga keluarga saya sudah hancur. Ini setelah saya diusir oleh anak saya sendiri, hanya untuk menumpang menenangkan diri atas masalah ini. Malah, anak saya saat ini, mengharapkan agar saya mati cepat,” ungkap Kades seperti dikutip dari Pedomanbengkulu.com.
Disisi yang sama setelah mendapat laporan Camat Air Padang Heri Zulvana ketika dikonfirmasi, mengakui telah menerima laporan serta hasil rapat pihak BPD dan para tokoh di desa.
“Kami akan menindaklanjutinya, dengan mengumpulkan para tokoh di desa tersebut di Kecamatan untuk dilakukan musyawarah kekeluargaan. Namun, jika hal ini tidak menemui kata sepakat nanti, akan diteruskan ke bupati,” tegas Camat.
Selanjutnya, kata Camat, untuk menentukan tindakan terhadap kades tersebut merupakan kewenangan bupati. Apapun hasilnya nanti sang Kades harus siap menerima konsekuensi atas perbuatannya.
“Kami sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi, karena masyarakat desa sudah bulat tidak menginginkan dipimpin oleh SU. Saat ini, kami masih menunggu mendinginkan suasana, jika suasana sudah kondusif, kami akan mengadakan pertemuan untuk mengambil sikap atas jabatan kades ini,” pungkas Camat. (*)


Berita Lainnya
Polres Inhil Gandeng Bidlabfor Polda Riau, Selidiki Dugaan Ledakan Pipa Gas PT TGI
Sempat Melarikan Diri Saat Digerebek di Belantaraya, Akhirnya DA Berhasil di Tangkap di Batam
Tiga Eks Pejabat Inhil Terbukti Korupsi, MA Batalkan Putusan Bebas
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp3 Miliar
Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Perempuan Pengedar Shabu dan Ekstasi Ditangkap
Enam Pelaku Illegal Logging Ditangkap di Hutan, Polres Inhil Resmi Tetapkan Tersangka
Polres Inhil Gandeng Bidlabfor Polda Riau, Selidiki Dugaan Ledakan Pipa Gas PT TGI
Sempat Melarikan Diri Saat Digerebek di Belantaraya, Akhirnya DA Berhasil di Tangkap di Batam
Tiga Eks Pejabat Inhil Terbukti Korupsi, MA Batalkan Putusan Bebas
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp3 Miliar
Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Perempuan Pengedar Shabu dan Ekstasi Ditangkap
Enam Pelaku Illegal Logging Ditangkap di Hutan, Polres Inhil Resmi Tetapkan Tersangka