Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Pekanbaru Mudahkan Warga Urus PBG, Wako Resmikan Sip Aman
Mengerikan! Lagi Asik Bermain, Dua Bocah Perempuan Tewas Ditebas Parang Tetangga Sendiri
MEDIALOKAL.CO - Peristiwa satu ini sungguh menyedihkan dan membuat amarah memuncak, bagaimana tidak, dua bocah perempuan tewas dibunuh oleh tetangganya sendiri.
Kejadian pembunuhan sadis tersebut sontak menggegerkan warga Desa Sumillin, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Minggu (14/5/2020).
Korbannya dua bocah perempuan, Sn (8) dan NH (6) yang meninggal seketika usai ditebas parang.
Pelakunya, tidak lain adalah AB alias Bas (30) yang merupakan tetangga korban sendiri.
Terkait kejadian tersebut, konfirmasi, Kasatreskrim Polres Luwu Utara, AKP Syamsul Rijai membenarkan peristiwa yang menimpa kedua bocah perempuan yang masih duduk di bangku SD dan TK itu.
Syamsul menjelaskan, peristiwa keji itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat kedua korban tengah bermain di halaman depan rumahnya.
“Benar, kedua anak ditebas parang hingga meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Syamsul dikutip PojokSatu.id dari PalopoPos.co.id.
Saat itu, pelaku mendatangi korban yang tengah bermain dan langsung mengayunkan parang yang dibawanya ke bagian kepala kedua bocah tersebut.
“Korban NH diparang pada bagian kepala belakang. Sedangkan korban Sn ditebas lehernya dari belakang sampai kepalanya putus,” bebernya.
Usai kedua korban terkapar bersimbah darah, pelaku juga menyerang seorang warga, Ramlan (37) yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.
Ramlan yang melintas menggunakan sepeda motor, diparang pelaku pada bagian telinga dan kaki. Beruntung, pria tersebut bisa melarikan diri.
“Saat ini sudah dirawat di Rumah Sakit Hikma Masamba,” kata Syamsul.
Sementara, untuk kedua bocah malang, Sn dan NH, langsung dikembumikan oleh pihak keluarga.
Sementara, terkait pelaku, Syamsul menyebut bahwa pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan.
kendati demikian, pihaknya masih belum bisa memastikan karena harus lebih dulu dilakukan pemeriksaan kejiwaan oleh ahlinya.
“Tapi yang bersangkutan memang benar memiliki riwayat pernah dirawat di RS Dadi (Rumah Sakit Jiwa) Makassar,” jelasnya. (*)
Sumber: PalopoPos.co.id, Pojoksatu.id


Berita Lainnya
Polres Inhil Gandeng Bidlabfor Polda Riau, Selidiki Dugaan Ledakan Pipa Gas PT TGI
Sempat Melarikan Diri Saat Digerebek di Belantaraya, Akhirnya DA Berhasil di Tangkap di Batam
Tiga Eks Pejabat Inhil Terbukti Korupsi, MA Batalkan Putusan Bebas
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp3 Miliar
Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Perempuan Pengedar Shabu dan Ekstasi Ditangkap
Enam Pelaku Illegal Logging Ditangkap di Hutan, Polres Inhil Resmi Tetapkan Tersangka
Polres Inhil Gandeng Bidlabfor Polda Riau, Selidiki Dugaan Ledakan Pipa Gas PT TGI
Sempat Melarikan Diri Saat Digerebek di Belantaraya, Akhirnya DA Berhasil di Tangkap di Batam
Tiga Eks Pejabat Inhil Terbukti Korupsi, MA Batalkan Putusan Bebas
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp3 Miliar
Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Perempuan Pengedar Shabu dan Ekstasi Ditangkap
Enam Pelaku Illegal Logging Ditangkap di Hutan, Polres Inhil Resmi Tetapkan Tersangka