Pelatihan Oleh Disdik Inhil, Guru PAUD Diharapkan Dapat Terapkan Ilmu di Wilayah Tugas

Keterangan : Simulasi lanjutan yang dilakukan oleh para pendidik PAUD dengan konteks belajar sambil bermain

Loading...

TEMBILAHAN, Medialokal.co - "Seperti yang  dapat dilihat bersama, hari ini kita melaksanakan praktek tentang bagaimana simulasi kelas dari kelanjutan kegiatan  beberapa hari yang lalu, yakni masih dalam konteks belajar sambil bermain yang mana pada prakteknya berpusat pada anak," ungkap Fuzi Lilian Suryani, S.Pd, AUD., narasumber dari TK ABA kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (12/12/2020), saat mengisi materi pada Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Tenaga Pendidik PAUD yang ditaja oleh Dinas Pendidikan Inhil di Aula Hotel Inhil Pratama, Tembilahan.

Dikatakan Fuzi, pada sesi pelatihan ini, tenaga pendidik PAUD diajak untuk memahami bagaimana cara agar anak usia dini bisa merasakan, meraba, dan berkomunikasi dengan baik tanpa harus  menggunakan lembaran kerja lagi.

"Kini kita telah memasuki era 4.0, dimana anak harus diutamakan dapat bekerja sendiri dan bereksplorasi sendiri. Jadi, anak tidak perlu menggunakan lembaran kerja lagi. Pada prosesnya, pembelajaran kini berpusat pada anak, tidak berpusat pada guru," tutur Fuzi saat diwawancarai Medialokal.co.

Tampak pada proses pelatihan bagi tenaga pendidik PAUD untuk meningkatkan kompetensi kali ini, para guru PAUD diajarkan dan berkesempatan untuk mempresentasikan bagaimana cara mengajar dengan menggunakan proses pembelajaran steam. Hal berkaitan dengan teknologi, pengetahuan, enginering, dan lainnya dirangkum menjadi satu proses pembelajaran yang ditujukan untuk anak usia dini dalam simulasi yang digelar tersebut.

Loading...

Fuzi mengharapkan, melalui Bimtek ini, para peserta yang notabene adalah tenaga pendidik PAUD yang berasal dari perwakilan kecamatan-kecamatan di kabupaten Inhil ini dapat menerapkannya di lembaga masing-masing.

"Diharapkan kepada guru-guru agar nantinya menerapkan metode pembelajaran dan ilmu yang telah didapat di wilayah tugasnya masing-masing. Dengan harapan, agar anak anak kita menjadi anak yang berkualitas, anak yang langsung bisa mengembangkan minat dan bakatnya. Masa depan adalah masa gemilang, usia PAUD adalah masa emas, dimana apa yang dirasakan dan didapatkannya akan diterapkan oleh anak di  tahun-tahun yang akan datang," tandasnya mengakhiri.






Loading...

[Ikuti Medialokal.co Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar